- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
Diskominfo Cianjur Laksanakan Pelatihan dan Evaluasi Prinsip SDI

Keterangan Gambar : Kepala Diskonminfo Kabupaten Cianjur Dicky Haryadi (berdasi merah).
Pinusnews.id - Satu Data Indonesia (SDI) merupakan kebijakan tata kelola data pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan data berkualitas, mudah diakses, dan dapat dibagipakaikan antar instansi pusat serta daerah.
Selain itu, SDI juga mendorong integrasi data dan mengatur pelaksanaan tata kelola data dari instansi pusat hingga daerah untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, perbaikan, dan pengendalian pembangunan.
Mengacu pada Peraturan Presiden 39/2019, SDI bertujuan memberikan acuan pelaksanaan dan pedoman penyelenggaraan tata kelola data; mewujudkan ketersediaan data yang akurat, terpadu, dan mudah dibagipakaikan antar instansi; mendorong keterbukaan (transparansi) data; hingga mendukung sistem statistik nasional.
Baca Lainnya :
- CYCLING DE JABAR 2024 Terus Dikembangkan Eco Green Tourism di Objek Wisata Jawa Barat
- Dinkes Cianjur Launching Geber SIJUMO dan JAMILAH di SICC
- Momen Pilkada 2024 Dimulai, Bawaslu Cianjur Lantik 96 Panwaslu Tingkat Kecamatan
- Kepala Dinkes Cianjur: Bukan Akibat Malpraktek Anak di Sindangbarang Meninggal Dunia
- BUMDes Jadi Lokomotif Ekonomi Desa di Jabar
Kemudian, SDI pun merupakan gagasan program pemerintah Indonesia meningkatkan efektifitas pengambilan kebijakan berdasarkan data. Oleh karena itu, perlu adanya integrasi antar pemerintah pusat, daerah, akademisi, organisasi, dan masyarakat luas.
Hal itu bisa dicapai melalui SDI dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau yang lebih dikenal E-Government.
Di SPBE terbagi dalam enam bagian, yakni tata kelola sistem pemerintahan berbasis teknologi; manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik; dan audit teknologi informasi dan komunikasi.
Sehubungan dengan hal tersebut, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah melaksanakan Pelatihan dan Evaluasi Prinsip SDI, bertempat di Aula Diskominfo Cianjur, belum lama berselang.
"Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia pengelola data pada perangkat daerah," kata Kepala Diskominfo Kabupaten Cianjur, Dicky Haryadi.
Menurut Dicky Haryadi, dengan kegiatan tersebut diharapkan menghasilkan data sektoral yang berkualitas, serta penyelenggaraan satu data di tingkat Kabupaten Cianjur yang lebih baik. (Dens).











