- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting

Keterangan Gambar : DPPKBP3A Kabupaten Cianjur bersama Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Barat, dalam kegiatan Rapat Koordinasi bersama mitra pentahelix untuk memperkuat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) kembali menunjukkan kinerja aktif dalam upaya pencegahan stunting. Bersama Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Barat, dinas tersebut menggelar rapat koordinasi bersama mitra pentahelix untuk memperkuat Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa DPPKBP3A Cianjur tidak hanya menjalankan program administratif, tetapi juga bergerak membangun kemitraan nyata demi masa depan anak-anak Cianjur. GENTING sendiri merupakan gerakan gotong royong yang mengajak berbagai pihak menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting.
Rapat koordinasi yang digelar di Hotel Cordela Cianjur itu dihadiri oleh Sekda Cianjur Ahmad Rifa'i Azhari, Asda I Pemda Cianjur, Arief Purnawan, Kepala DPPKBP3A Cianjur, Euis Jamilah, serta berbagai pihak terkait. Kehadiran para pimpinan dan mitra menunjukkan komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam mendukung percepatan pencegahan stunting.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19Â
- Posbakum Pengadilan Negeri Cianjur, Banyak Tangani Kasus PidanaÂ
- Waspadai, 7 Kecamatan di Cianjur Tren Covid-19 MeningkatÂ
- Penyusunan RKPD TAHUN 2022 Cianjur, Butuh Masukan dari Publik
- HWC Silaturakhmi, Dandim 0608 Cianjur Dukung Pelestarian Ngaos, Mamaos, MaenpoÂ
Melalui forum ini, DPPKBP3A berperan sebagai penghubung antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, media, dan komunitas agar program pencegahan stunting dapat berjalan lebih luas dan tepat sasaran.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Euis Jamilah, menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan melahirkan komitmen bersama untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat mempercepat pencegahan stunting demi mewujudkan generasi Cianjur yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Penekanan ini penting karena stunting bukan hanya persoalan kesehatan anak, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia daerah di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, pihak pelaksana juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Yuni Hatuningsih, S.KM., M.Kes., Direktur Pendayagunaan Lembaga Organisasi Kemasyarakatan Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN, atas kehadiran dan dukungannya.
Dukungan lintas lembaga semacam ini memperkuat posisi DPPKBP3A Cianjur sebagai motor penggerak program GENTING di tingkat kabupaten. Program GENTING memang menargetkan keluarga berisiko stunting, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan, melalui bantuan gizi, edukasi, serta dukungan lingkungan yang sehat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dari berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi dalam percepatan pencegahan stunting demi mewujudkan generasi Cianjur yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar Euis Jamilah, usai acara di Hotel Cordela, belum lama ini.
Langkah DPPKBP3A Cianjur menegaskan bahwa pencegahan stunting membutuhkan kerja sama yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Dengan memperkuat sinergi pentahelix, dinas ini berupaya memastikan bantuan dan pendampingan benar-benar sampai kepada keluarga yang membutuhkan.
"Semoga sinergi yang terjalin semakin memperkuat langkah bersama dalam mewujudkan keluarga berkualitas dan generasi Cianjur yang bebas stunting," harap Euis Jamilah dengan penuh keyakinan. (dens).










