- Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat
- Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa
- Panggilan Ketua Masjid Agung Cianjur: Jaga Persatuan Umat dari Ancaman Provokasi
- Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
CYCLING DE JABAR 2024 Terus Dikembangkan Eco Green Tourism di Objek Wisata Jawa Barat

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat terus mengembangkan penerapan Energi Baru Terbarukan (EBT) di kawasan wisata melalui program Eco Green Tourism, salah satunya di Green Canyon, Kabupaten Pangandaran.
Langkah ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia menuju target Net Zero Emission, yakni mencapai net zero emisi pada tahun 2060.
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jabar Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, pihaknya telah melakukan pemasangan PLTS atap 5,5 kWp (kilowatt peak) di kantor Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Baca Lainnya :
- Dinkes Cianjur Launching Geber SIJUMO dan JAMILAH di SICC
- Momen Pilkada 2024 Dimulai, Bawaslu Cianjur Lantik 96 Panwaslu Tingkat Kecamatan
- Kepala Dinkes Cianjur: Bukan Akibat Malpraktek Anak di Sindangbarang Meninggal Dunia
- BUMDes Jadi Lokomotif Ekonomi Desa di Jabar
- Warga Mau Berobat ke Klinik Rawat Jalan, Bisa Daftar Secara Online ke Aplikasi RAOS
“Dilakukan pula konversi mesin perahu konvensional ke mesin listrik, implementasi SPBKLU (Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum) sebagai konversi BBM ke baterai listrik,” ucap Ai Saadiyah, ketika dihubungi di Bandung, belum lama ini.
Selain itu diimplementasikan pula Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan pemakaian kompor induksi dalam mendukung electrifying lifestyle di lingkungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kemudian pemanfaatan material FABA (fly ash bottom ash) atau limbah PLTU (Pembangkit Listrik Tenaga Uap) dalam bentuk paving dan cor serta branding pariwisata, seperti seragam, pelampung, gedung, dan yang lainnya,” imbuhnya.
Menurut Ai, di tahap I sudah ada sekitar 12 mesin listrik dari total 80 perahu wisata yang ada di Green Canyon. Sementara untuk UMKM baru lima yang menggunakan kompor induksi di Dermaga 2 dan 30 UMKM di Dermaga 1 memasuki tahap II.
“Total ada 35 UMKM di kawasan wisata Green Canyon yang menerapkan konsep eco green tourism,” ujar Ai.
Ia juga mengungkapkan, selain Green Canyon di Pangandaran, ada beberapa objek wisata di Jabar yang sudah menerapkan konsep eco green tourism, di antaranya Taman Kiara Artha Park yang sudah menyediakan penyewaan sepeda dan otopet listrik.
Lokasi wisata di Jabar yang sudah memasang Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yakni di Pangandaran, Garut selatan, dan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.
“Saat ini terdapat lebih 200 lokasi SPKLU yang sudah bisa digunakan di Jabar. Setiap lokasi tersebut dapat dicek melalui aplikasi Charge in dan PLN Mobile,” tuturnya.
Ai Saadiyah menambahkan, penggunaan EBT di Green Canyon tak hanya memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga ekonomi, biaya operasional kawasan wisata dapat dikurangi.
Selain itu, penggunaan EBT juga dapat mengurangi emisi karbon dan dampak negatif terhadap lingkungan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program Eco Green Tourism di Jawa Barat, direncanakan para juara dari ajang balap sepeda jarak jauh Cycling de Jabar 2024 akan diajak berwisata ke Green Canyon sekaligus melihat penggunaan perahu wisata berbasis energi baru terbarukan. (tim).











