- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
- KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
- Kekurangan Guru Cianjur: Saat Pendidikan Harus Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
- DPMD Cianjur Soal Pilkades Digital: Dorong Demokrasi Desa yang Mudah dan Transparan
- DPRD Cianjur Perkuat Agenda Kerja untuk Dorong Kemajuan Masyarakat
- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Cianjur, Cepi Rahmat Fadiana.
Pinusnews.id : Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas hidup warganya melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2026. Dengan alokasi anggaran mencapai Rp1,8 miliar, inisiatif ini tersebar di berbagai kecamatan, menjadi bukti nyata kepemimpinan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Cianjur dalam mengatasi backlog perumahan kumuh.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Cianjur, Cepi Rahmat Fadiana, memimpin perencanaan matang untuk merevitalisasi sekitar 63 unit Rutilahu. Anggaran per unit dirancang efisien, berkisar Rp25 juta hingga Rp30 juta, dengan melibatkan pihak ketiga agar proses perbaikan berjalan cepat dan rumah langsung layak huni. Strategi ini mencerminkan kecakapan Dinas Perkim dalam mengoptimalkan sumber daya.
"Kami juga berharap di setiap program Rutilahu ada peran serta atau swadaya masyarakat sekitar sehingga pembangunan dapat cepat selesai sehingga pemilik dapat segera menghuni rumah barunya," tutur Cepi Rahmat Fadiana di Cianjur, Jumat, 1 Mei 2026.
Baca Lainnya :
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
Pendekatan inklusif ini merupakan peran Dinas Perkim Cianjur sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi masyarakat, mempercepat penyelesaian proyek.
Pelaksanaan program dijadwalkan pasca-Lebaran, dengan Dinas Perkim Cianjur yang sigap melakukan monitoring dan pengawasan ketat. Langkah ini memastikan pembangunan sesuai rencana, tepat waktu, dan berkualitas tinggi, menegaskan dedikasi dinas dalam menjaga akuntabilitas dan efisiensi.
Prestasi Dinas Perkim Cianjur semakin terlihat dari program Rutilahu yang sudah direalisasikan sebelumnya. Beberapa unit bahkan langsung diresmikan Bupati Cianjur melalui Rembug Warga di berbagai desa, di mana penerima manfaat kini telah menempati rumah baru mereka. Kinerja cepat ini jadi bukti keberhasilan dinas dalam eksekusi lapangan.
Dihadapi data 1.000 unit lebih rumah tidak layak huni di Cianjur, Dinas Perkim Cianjur merancang program berkelanjutan secara bertahap. Mereka tidak hanya menangani kebutuhan mendesak, tapi juga membangun fondasi jangka panjang untuk mengurangi angka kemiskinan struktural melalui hunian layak.
"Sepanjang tahun Pemkab Cianjur menganggarkan biaya untuk program Rutilahu guna meringankan warga tidak mampu mulai dari utara hingga selatan guna mendapatkan hunian yang layak," jelas Cepi Rahmat Fadiana. Visi komprehensif ini menunjukkan bagaimana Dinas Perkim Cianjur memastikan bantuan merata ke seluruh wilayah, dari pedalaman hingga pinggiran kota.
Kolaborasi lintas sektor turut memperkuat upaya Dinas Perkim Cianjur, seperti program serupa dari Polda Jabar di Kecamatan Sukanagara. Inisiatif eksternal ini sangat membantu, tapi justru Dinas Perkim yang menjadi koordinator utama, mengintegrasikan semua bantuan untuk mengurangi jumlah Rutilahu secara signifikan di Cianjur.
Kinerja luar biasa Dinas Perkim Cianjur di bawah kepemimpinan Cepi Rahmat Fadiana telah mengubah wajah perumahan daerah. Program Rp1,8 miliar ini bukan sekadar angka, melainkan janji nyata untuk masa depan layak bagi ribuan warga, membuktikan bahwa dedikasi lokal mampu menciptakan perubahan berkelanjutan. (dens).











