- Bapenda Cianjur Perkuat Evaluasi PAD demi Pembangunan yang Lebih Maju
- Bupati dan BAZNAS Cianjur Hadir Cepat, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Kebakaran di Cilaku
- Disdikpora Cianjur Membangun SD Negeri Hegarsari lewat Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026
- Bapperida Cianjur Perkuat Bukti Dukung Inovasi demi Reformasi Birokrasi yang Lebih Baik
- Provinsi Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah Sampai ke Desa
- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat mendapat penjelasan soal SMP Swasta SCBC di Desa Malati, Naringgul, dari Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin.
Pinusnews.id - Kabar baik datang dari pelosok Naringgul, Cianjur. Bupati Cianjur Mohammad Wahyu, didampingi Ketua TP PKK dr. Najmah Nur Islami dan Kepala Disdikpora Cianjur Ruhli Solehudin, meninjau langsung SMP Swasta SCBC di Desa Malati pada Selasa (1/9/2026). Kunjungan ini merupakan respons cepat atas temuan kondisi ruang belajar yang masih beralaskan tanah dan fasilitas jauh dari memadai.
Yang menyentuh hati adalah semangat para siswa dan guru yang tetap belajar meski sarana terbatas. Namun, Bupati menegaskan bahwa keterbatasan tidak boleh menjadi alasan anak kehilangan hak atas pendidikan layak.
“Hari ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur mengambil langkah. Kami akan memindahkan kegiatan belajar mengajar ke ruang kelas milik pemerintah yang terdekat, agar anak-anak dapat belajar di tempat yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Mohammad Wahyu.
Baca Lainnya :
- Aneh, Soal BPNT Warga Dapat Ayam Hidup Bukan Daging Ayam
- Pekerja Pembangunan Gedung Setda Cianjur Bagai "Superman"
- Cekcok Soal Batas Tanah, Asep Babak-Belur Dihajar TetangganyaÂ
- Odang Rohmat, Pengusaha Gula Semut Naringgul, Rekrut 8 Pekerja Akibat Terdampak Covid-19Â
- Dua Orang Cianjur Terseret Ombak Pantai Jayanti, Satu Selamat, Satu Orang Lagi Belum Ditemukan
Langkah relokasi sementara ke ruang kelas milik pemerintah ini menunjukkan kepekaan kepemimpinan daerah. Dalam konteks Cianjur yang masih memiliki ratusan ruang kelas rusak, aksi cepat seperti ini penting agar proses belajar tidak terganggu. Disdikpora Cianjur sendiri tengah mendorong revitalisasi bertahap, termasuk perbaikan ratusan ruang kelas dari APBD dan APBN.
Kinerja Disdikpora Cianjur dalam dua tahun terakhir patut dicatat. Lembaga ini melaporkan total 485 ruang kelas telah dibangun atau direhabilitasi pada 2025–2026, dengan 50 ruang kelas masih dalam proses perbaikan pada pertengahan 2026. Targetnya jelas untuk meningkatkan perbaikan sarana sekolah rusak sebesar 20 persen pada 2026 dari sekitar 1.200 sekolah yang masih dalam kondisi rusak.
Di sisi lain, Disdikpora juga aktif memastikan akses pendidikan merata, termasuk bagi sekolah swasta. Pada SPMB 2026, dinas ini menjamin sekolah swasta mendapat kesempatan setara, sekaligus mendorong sekolah dengan fasilitas rusak untuk mengakses program revitalisasi pemerintah pusat. Ini selaras dengan komitmen Bupati bahwa “Tidak boleh ada mimpi yang terhenti hanya karena keterbatasan tempat belajar.”
Kunjungan ke SMP SCBC Naringgul menjadi simbol nyata bahwa pendidikan di Cianjur bergerak dari kondisi darurat menuju ruang kelas yang lebih manusiawi. Dengan kolaborasi Bupati, TP PKK, dan Disdikpora Cianjur, diharapkan upaya ini memicu perubahan lebih besar sehingga setiap anak Cianjur, di utara hingga selatan, bisa mengejar cita-cita tanpa terbelenggu keterbatasan sarana. (dens).











