- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN

Keterangan Gambar : Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Wahyu Ginanjar, saat berbicara soal potensi lokal dengan pihak Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Pinusnews.id - Kabupaten Cianjur kembali menunjukkan komitmennya mengembangkan potensi lokal melalui sinergi antara Dinas Pertanian dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kedua pihak menggelar koordinasi terkait rencana pemetaan dan verifikasi lapangan hilirisasi produk unggulan daerah (PUD), mulai dari hulu hingga hilir.
Upaya ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan fondasi penting untuk mengenali komoditas apa yang paling berpeluang mengangkat ekonomi petani dan masyarakat Cianjur.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cianjur, Wahyu Ginanjar, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi wilayah kecamatan penghasil produk unggulan serta memahami proses pengembangan produk dari hulu hingga hilir.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Orang Pertama Disuntik Vaksin Covid-19Â
- PMI Cianjur Kirim Relawan ke Lokasi Bencana MamujuÂ
- Kamis, Digelar Vaksinasi di Cianjur, Siapa yang Pertama Divaksin?
- Polisi Bekuk Oknum Pendamping PKH Maling Dana KPM Ratusan Juta Rupiah
- Cekcok Soal Batas Tanah, Asep Babak-Belur Dihajar TetangganyaÂ
Dengan pemetaan yang akurat, pemerintah daerah dapat mengetahui komoditas unggulan di setiap wilayah, mulai dari bahan baku, proses produksi, pengolahan, hingga pemasaran. Pendekatan berbasis data seperti ini menjadi bukti bahwa Dinas Pertanian Cianjur bekerja secara terarah dan berorientasi pada hasil nyata bagi petani.
Kinerja Dinas Pertanian Cianjur tampak dari kesediaannya menjalin kolaborasi dengan lembaga riset nasional. Melalui kerja sama dengan BRIN, pengembangan produk daerah tidak lagi hanya mengandalkan pengalaman lapangan, tetapi juga dukungan riset, inovasi, dan verifikasi yang lebih terukur.
Kolaborasi serupa telah menjadi bagian dari upaya Cianjur mengembangkan potensi lokal, termasuk pendaftaran dan pengembangan varietas krisan lokal bersama BRIN.
Langkah ini sangat relevan dengan kondisi ekonomi Cianjur, di mana sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menjadi penyumbang terbesar PDRB dengan kontribusi 32,31 persen pada 2023.
Cianjur juga dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Jawa Barat, dengan produksi padi mencapai 650.123 ton pada 2023. Beras Pandan Wangi bahkan telah dikenal sebagai salah satu produk unggulan Kabupaten Cianjur.
Dengan pemetaan dan verifikasi hilirisasi ini, Dinas Pertanian Cianjur diharapkan mampu mengubah potensi menjadi nilai tambah yang lebih besar. Petani tidak hanya menjual hasil panen mentah, tetapi juga didorong mengembangkan produk olahan, pemasaran yang lebih luas, dan identitas produk daerah yang kuat.
Sinergi pemerintah daerah dan BRIN ini menjadi wujud nyata upaya menggali potensi lokal sekaligus memperkuat daya saing Kabupaten Cianjur. (dens).










