Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa

03 Mei 2026, 08:41:20 WIB Cianjur
Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, Kepala Bidang SMP Cianjur Ipan Sopandi, dan hasil pembangunan sarana prasarana SMP PGRI Karangtengah, Cianjur.


Pinusnews.id - Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, baru-baru ini melakukan tinjauan langsung terhadap hasil pembangunan sarana prasarana di SMP PGRI Karangtengah. Langkah ini bagian dari program revitalisasi sekolah yang ambisius, di mana beberapa ruang kelas baru dibangun untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, aman, dan layak.

Kinerja Disdikpora Cianjur layak diapresiasi karena terus mengoptimalkan program ini, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kabupaten Cianjur.

Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, yang didampingi Kepala Bidang SMP Ipan Sopandi, menegaskan upaya berkelanjutan pihaknya.

Baca Lainnya :

"Kami terus berupaya mendorong pemerataan fasilitas pendidikan agar seluruh siswa dapat belajar dengan lebih baik dan berkualitas," ujar Ruhli Solehudin. Dengan kata lain Disdikpora Cianjur selalu proaktif, tidak hanya membangun fisik sekolah tapi juga memastikan akses pendidikan merata bagi semua peserta didik.

Selama kunjungan tersebut, Disdikpora juga membuka akses informasi keuangan melalui rangkuman posisi saldo kas RKUD Kabupaten Cianjur per 24 April 2026, mencapai Rp110.048.728.332. Transparansi ini menjadi bukti tanggung jawab Disdikpora dalam mengelola anggaran publik.

Adapun untuk realisasi penerimaan sebesar Rp723.885.435.910 terdiri dari transfer ke daerah Rp596.809.691.222, pajak daerah Rp113.233.951.839, retribusi daerah Rp8.114.204.872, dan PAD sah lainnya Rp5.727.587.977, menunjukkan pengelolaan pendapatan yang solid.

Di sisi pengeluaran, Disdikpora melaporkan realisasi Rp810.236.497.464 yang dialokasikan secara bijak. Belanja pegawai mencapai Rp415.449.641.816, sementara belanja barang dan jasa seperti gaji P3K paruh waktu Rp86.400.887.247, uang persediaan Rp17.406.049.000, operasional perangkat daerah Rp253.932.049.361, belanja modal Rp26.352.059.040, serta hibah Rp10.695.811.000. 

Alokasi ini mendukung program revitalisasi, membuktikan efisiensi Disdikpora dalam mentransformasi anggaran menjadi fasilitas pendidikan berkualitas.

Kinerja Disdikpora Cianjur tidak hanya terlihat dari pembangunan ruang kelas baru di SMP PGRI Karangtengah, tapi juga dari komitmen pemerataan fasilitas di seluruh sekolah. Program ini mengurangi kesenjangan pendidikan antarwilayah, memastikan siswa di daerah seperti Karangtengah mendapat lingkungan belajar setara dengan sekolah lainnya. Inisiatif ini memperkuat posisi Cianjur sebagai kabupaten yang peduli pendidikan.

Laporan RKUD yang dirilis Disdikpora Cianjur bertujuan utama transparansi dan akuntabilitas. Masyarakat kini bisa memantau langsung bagaimana dana publik dikelola untuk kemajuan pendidikan. Pendekatan ini membangun kepercayaan publik dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan, sekaligus menonjolkan profesionalisme Disdikpora Cianjur di bawah kepemimpinan Ruhli Solehudin.

Tinjauan di SMP PGRI Karangtengah menjadi simbol sukses Disdikpora Kabupaten Cianjur. Dengan revitalisasi sekolah dan transparansi keuangan, kabupaten ini melangkah maju menuju pendidikan berkualitas untuk semua. Komitmen ini membuktikan bahwa investasi di pendidikan adalah kunci masa depan cerah generasi muda Cianjur. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment