- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
SEATRC 2026 di Cianjur: Lari Lintas Alam Bawa Atlet Asia Tenggara Dorong Pariwisata Lokal

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian membuka South East Asia Trail Run Cup (SEATRC) 2026 lomba lari lintas tingkat Asia Tenggara, di Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cipanas, Jumat, 24 Juli 2026.
Pinusnews.id - Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian secara resmi membuka South East Asia Trail Run Cup (SEATRC) 2026 di halaman Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kecamatan Cipanas, Jumat (24/7/2026).
Gelaran lomba lari lintas alam tingkat Asia Tenggara ini menarik ratusan pelari dari berbagai negara, termasuk Vietnam, Myanmar, Singapura, Malaysia, Brunei, Thailand, Kamboja, Filipina, dan tuan rumah Indonesia.
Perlombaan yang berlangsung selama 24–26 Juli 2026 menawarkan beberapa kategori, mulai dari 75K yang menantang hingga 10K untuk peserta junior dan senior, sehingga cocok untuk beragam tingkat kemampuan.
Baca Lainnya :
- KPU Tetapkan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Cianjur
- Tega-Teganya Ada Orang Membuang Bayi Perempuan
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
Suasana pembukaan ramah dan penuh semangat, dengan kehadiran tokoh olahraga internasional dan pejabat terkait. Hadir pula Presiden ITRA Janet Ng, perwakilan SEATRA Cup Christine Ferrera, serta pejabat dari ALTI dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Kehadiran mereka memberi bobot internasional pada acara ini dan menegaskan posisi Cianjur sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan event berkelas kawasan.
Selain kompetisi, acara ini juga membuka kesempatan pertukaran pengalaman antar-atlet dan jalinan kerja sama antarorganisasi trail run di Asia Tenggara.
Bupati Wahyu menekankan bahwa SEATRC bukan sekadar ajang olahraga, melainkan juga momentum untuk memperkenalkan potensi wisata alam Cianjur.
"Selamat datang di Kabupaten Cianjur. Semoga seluruh rangkaian perlombaan berjalan aman, lancar, dan menjunjung tinggi sportivitas. Kami berharap ajang ini melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkenalkan potensi wisata alam Cianjur kepada dunia," ujarnya.
Bupati Cianjur juga menambahkan harapan agar event ini mendorong kunjungan wisatawan, meningkatkan okupansi hotel, serta menggerakkan UMKM lokal.
Dampak ekonomi lokal menjadi salah satu tujuan penyelenggaraan. Panitia dan pemangku kepentingan berharap gelaran seperti SEATRC dapat memberi efek berantai: dari hotel dan restoran yang kebanjiran tamu, hingga pedagang UMKM yang mendapatkan peluang pasar baru.
Selain itu, penyelenggara juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan mengingat rute lomba melintasi kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango yang sensitif secara ekosistem.
Penekanan ini terlihat dari agenda tambahan acara, termasuk kegiatan pelestarian yang terintegrasi dengan program pelatihan kepemimpinan.
Di sela pembukaan juga dilakukan peluncuran Atraksi Pemulihan Ekosistem di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sebagai bagian dari implementasi Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan VIII Tahun 2026.
Langkah ini mempertegas komitmen penyelenggara: sekaligus mempromosikan olahraga dan memperkuat upaya konservasi.
Dengan kombinasi kompetisi internasional, promosi wisata, dan kegiatan lingkungan, SEATRC 2026 di Cianjur berpeluang meninggalkan jejak positif jangka panjang bagi atlet, komunitas lokal, dan pelestarian alam. (dens).











