- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
Presiden Prabowo Terima Laporan Capaian Program Magang Nasional dan Pelatihan Vokasi

Keterangan Gambar : Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyampaikan keterangannya ke awak media usai dipanggil Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Foto: BPMI Setpres
Pinusnews.id - Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, ke Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. Dalam pertemuan tersebut, Menaker melaporkan perkembangan dari program strategis ketenagakerjaan khususnya di bidang pengembangan kompetensi dan pelatihan vokasi bagi angkatan kerja nasional.
“Pertama kan Magang Nasional itu sudah selesai batch satu sebanyak 14 ribu sekian orang. Tadi saya laporkan, termasuk hasil evaluasi,” ujar Menaker.
Yassierli menjelaskan bahwa hasil dari magang nasional yakni para peserta mendapatkan sertifikasi secara gratis yang ada di balai-balai Kementerian Ketenagakerjaan. “Jadi peserta magang batch satu sekarang sedang menyiapkan diri untuk melakukan sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi). Itu saya sampaikan, alhamdulillah respons beliau baik,” katanya.
Baca Lainnya :
- Babak Baru, Usai Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Warga, satu Pelaku Kabur
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
Terkait rencana penambahan kuota magang nasional, Menaker menyampaikan bahwa hasil evaluasi dan rekomendasi dari program yang telah berjalan telah disampaikan. “Nanti akan tentu di-follow up dengan kementerian teknis yang lainnya, Kementerian Keuangan, Menko Perekonomian, dan seterusnya,” tambahnya.
Selain program magang nasional, Menaker juga melaporkan pelaksanaan pelatihan vokasi nasional batch satu yang saat ini tengah berjalan. Yassierli menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjangkau dua kelompok sasaran.
“Jadi kita punya program untuk lulusan perguruan tinggi dan kita juga punya program untuk lulusan SMA dan SMK. Jumlahnya 10.500 orang, tadi saya juga laporkan,” jelasnya.
Menaker menekankan bahwa pelatihan vokasi merupakan salah satu solusi strategis dalam meningkatkan kompetensi angkatan kerja nasional. Hal ini turut didukung dengan sebaran balai pelatihan Kemnaker yang ada di berbagai daerah.
“Kita sudah punya sekian skema dan seterusnya, dan alhamdulillah beliau dukung. Dan ini akan menjadi salah satu program prioritas kita di tahun 2026 ini,” tandasnya.
Hal ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja nasional, sekaligus mempercepat penciptaan lapangan kerja yang berkualitas. (tim dens).











