- Dirut Perumdam Tirta Mukti Cianjur: Tingkatkan Kualitas Pelayanan Air Bersih Bagi Masyarakat
- Ruhli Solehudin: Revitalisasi Pendidikan Cianjur, Transparansi dan Komitmen Masa Depan Cerah Siswa
- Panggilan Ketua Masjid Agung Cianjur: Jaga Persatuan Umat dari Ancaman Provokasi
- Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Karakter Anak Upaya Pencegahan Pelanggaran Hukum
Oleh: Dede Rika Rahmawati, Mahasiswa Semester 7 Prodi Hukum Keluarga Islam STAI Al-Azhary Cianjur

Keterangan Gambar : Ilustrasi (Sumber: pinterest)
Pinusnews.id- Pendidikan merupakan peran penting dalam menentukan nilai moral, maka tidak dapat disalahkan apabila pendidikan yang gagal merupakan penyebab terjadinya dekadensi moral.
Orang tua adalah yang paling berperan dalam mendidik anak dan juga sebagai tanggungjawab besarnya. Untuk itu orang tua perlu memiliki konsep dalam mendidik anak karena karakter yang baik tergantung dari bagaimana peran keluarga dalam memberikan pendidikan terhadap anaknya. Bukankah karakter anak terbentuk mulai dari rumah?
Anak yang patuh bukan dibentuk dengan kekerasan atau bentakan. Kepatuhan pada anak justru dapat dimunculkan dari kesadaran dalam diri anak tersebut. Ia harus menyadari bahwa kepatuhan adalah nilai positif.
Baca Lainnya :
- Menikmati Pupuh, Kekayaan Seni Tradisional Cianjur
- Bey Machmudin Lantik Anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen
- Pendaftaran Seleksi Media Center Haji 1445 H Dibuka 29 Desember 2023
- Malam Tahun Baru 2024, Presiden Jokowi Sapa Masyarakat di Kota Surakarta
- Parenting pada Anak
Meskipun ini bukan hal yang mudah, dibutuhkan kesabaran dan usaha ekstra tapi hal ini bukanlah hal yang tidak mungkin.
Beberapa cara ini untuk melatih dan membuat anak supaya lebih patuh :
Beri contoh
Anak adalah peniru yang handal, apa saja yang ia lihat dan ia dengar dapat dengan mudah ditiru. Jadi jelas sebagai orangtua harus selalu memberikan contoh yang baik terhadap anaknya.
Bersikap lembut
Cara bersikap pada anak juga harus dengan perkataan yang lembut, karena tegas bukan berarti keras. Dengan cara yang baik pun sebetulnya anak bisa diberi tahu. Terkadang sebagai orang tua kita terlalu cepat terbawa emosi , untuk itu cobalah mengerti perasaan anak dengan bersikap lemah lembut.
Beri pujian pada anak
Ketika anak melakukan hal yang baik jangan lupa berikan pujian pada anak, apresiasi sekecil apapun hal itu. Agar anak merasa percaya diri ketika ia berbuat hal baik.
Menjelaskan kepada mereka
Ketika sedang berduaan dengan anak/ deeptalk jelaskan kepada anak maksud dan tujuan baik anda menetapkan aturan pada mereka, sehingga mereka mengerti kenapa mereka harus mematuhi peraturan yang anda buat
Konsisten
Untuk melatih anak supaya lebih patuh anda harus konsisten dalam menentukan peraturan. Bila hari ini anda melarangnya bermain di jalanan, maka minggu depan peraturan ini harus tetap di jalankan, karena anak selalu mencari celah untuk bisa melanggar aturan yang di buat orangtuanya.
Jadi beberapa poin diatas bisa menjadi konsep dalam mendidik karakter anak, karena pendidikan karakter harus dibangun sedini mungkin agar ketika anak telah tumbuh menjadi remaja bahkan dewasa ia telah terdidik dengan karakter yang baik yang taat terhadap aturan dan tidak berani melakukan suatu pelanggaran hukum.
Adapun antisipasi agar anak tidak melakukan tindakan melanggar hukum bisa kita alihkan agar anak selalu melakukan kegiatan positif seperti berolahraga, belajar hobi dan komunitas positif lainnya. Selanjutnya melarang anak untuk tidak bergadang karena kirang tidur akan merusak emosional anak yang berpengaruh terhadap perilaku anak. Kemudian dekatkan anak dengan ilmu agama, karena agama apapun akan memberikan kebaikan kepada manusia.
Itu saja beberapa hal yang harus kita lakukan sebagai orang tua yang tugas kita dalam pendidikan karakter anak agar tidak melakukan pelanggaran hukum.

Artikel ini ditulis oleh Dede Rika Rahmawati, Mahasiswa Semester 7 Prodi Hukum Keluarga Islam STAI Al-Azhary Cianjur











