Menikmati Pupuh, Kekayaan Seni Tradisional Cianjur

02 Jan 2024, 07:58:30 WIB Seni & Budaya
Menikmati Pupuh, Kekayaan Seni Tradisional Cianjur

Keterangan Gambar : Seni Tradisional Cianjur yang sedang dimainkan oleh para seniman yang tergabung dalam PSSTC.


Pinusnews.id - Melihat dan menikmati langsung kegiatan para seniman yang tergabung dalam PSSTC (Paguyuban Seniman Seniwati Tradisi se Kabupaten Cianjur) di sekretariatnya di Sanggar Sekar Panghegar, Jalan Siliwangi Gg. Guntur I Cianjur. Utamanya melihat gladi resik nembang Mamaos Neng Sely Zawahirul Madaniah (16) yang sehari harinya siswa kelas 10 SMAN I Cianjur langganan juara dalam berbagai lomba.

"PSSTC dirintis dari tahun 2019 lalu yang asalnya beranggotakan 20 Sanggar, tapi kini sudah mencapai 92 Sanggar yang tersebar di 32 kecamatan seluruh Cianjur," ujar Dedi Mulyana Pengelola Sanggar Sekar Panghegar yang juga Ketua Umum PSSTC, belum lama ini. 

Ia menjelaskan sejak awal berdirinya tahun 2019 PSSTC mendukung sepenuhnya perjuangan Bupati Cianjur Herman Suherman, menerbitkan Perda dan Perbup Tiga Pilar Budaya Cianjur Ngaos, Mamaos dan Maenpo, yang kini sudah resmi berlaku. 

Baca Lainnya :

Sedangkan kegiatan rutin PSSTC adalah mengisi Panggung hiburan Sunda di Alun-alun Cianjur setiap Sabtu sore secara bergilir. 

Ditemui ditempat terpisah Bupati Cianjur Herman Suherman mengucapkan terima kasih kepada para seniman Sunda khususnya, yang tergabung dalam PSSTC yang selama ini menjadi mitra Pememerintah Kabupaten Cianjur dalam melestarikan seni tradisi.

"Sudah sejak lama Saya persilakan fasilitas di Pendopo dan Alun-alun untuk penampilan seniman tradisional dan modern, asalkan selalu menjunjung tinggi nilai religius, sebab, Perda dan Perbup Tiga Pilar Budaya Cianjur terbuka lebar bagi siapa saja yang bersungguh sungguh melestarikan budaya Sunda," tutur Bupati Cianjur. (Tim).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment