- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
Panen Raya Jagung Hibrida di Jayagiri: Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani Desa

Keterangan Gambar : Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, Perkebunan Kabupaten Cianjur, Wahyu Ginanjar, bersama aparat hukum, dan komunitas petani, melakukan panen raya jagung Hibrida, di Desa Jayagiri, Sindangbarang, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Semangat untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional mendapat penguatan nyata di tingkat desa. Salah satu contoh terkini terlihat pada panen raya jagung hibrida yang digelar di Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini bukan sekadar perayaan hasil panen, melainkan manifestasi dari upaya terorganisir antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan komunitas petani untuk memastikan pasokan pangan lokal tetap stabil.
Menurut Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Cianjur, Wahyu Ginanjar, ketahanan pangan adalah tanggung jawab kolektif yang wajib diemban semua pihak. Ia menekankan pentingnya menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas kebijakan karena perannya yang strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi pedesaan. Pernyataan itu menggarisbawahi bagaimana kebijakan lokal dan implementasi di lapangan harus berjalan seiring.
Hasil panen jagung hibrida di Jayagiri menunjukkan capaian yang menggembirakan dan menjadi bukti bahwa investasi pada teknologi pertanian dan manajemen lahan membuahkan hasil. Produktivitas yang meningkat pada musim tanam ini memberi keyakinan bagi para pemangku kepentingan bahwa pendekatan yang tepat—mulai dari pembibitan hingga pendampingan teknis—dapat mengembalikan kejayaan sektor pertanian di banyak desa.
Baca Lainnya :
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
Kepala Desa Jayagiri, Endang Solehudin, memaparkan bahwa desa tersebut memiliki potensi lahan pertanian yang cukup luas, tersebar di tiga lokasi utama yang saat ini dimanfaatkan untuk kegiatan produksi pangan. Selain lahan yang sudah produktif, desa juga menyimpan cadangan lahan yang siap dikembangkan untuk memperbesar kapasitas produksi di masa mendatang. Kondisi ini membuka peluang untuk merancang program skala lebih besar yang tetap mempertahankan aspek keberlanjutan.
Kolaborasi lintas sektor terlihat dalam dukungan yang dihadirkan oleh program-program yang berpihak kepada rakyat, termasuk inisiatif Polri yang menempatkan perhatian pada keberhasilan petani lokal. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan komunitas petani memperkuat jejaring dukungan teknis, keamanan, dan pemasaran hasil pertanian yang selama ini menjadi kendala bagi petani kecil.
Wahyu Ginanjar menegaskan harapan ke depan, “Ketahanan pangan menjadi tujuan bersama. Sektor pertanian harus terus menjadi prioritas karena memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa," ungkap Wahyu, mencerminkan optimisme sekaligus tuntutan agar kebijakan dan program di tingkat desa terus mendapat perhatian dan sumber daya yang memadai.
Panen raya di Jayagiri bukan hanya momen panen semata, melainkan momentum untuk merencanakan langkah lanjutan—mulai diversifikasi pangan, peningkatan akses pasar, hingga penggunaan lahan cadangan secara bertanggung jawab. Jika keberlanjutan dukungan dan kerja sama ini terus dijaga, ketahanan pangan lokal dapat menjadi fondasi bagi kesejahteraan yang lebih luas di Kabupaten Cianjur dan wilayah pedesaan sekitarnya. (dens).











