- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
Linieritas Literasi dengan Demokrasi

Keterangan Gambar : Penulis artikel Lilis Nuraeni.
Pinusnews.id - Berhasilnya demokrasi itu linier dengan level literasi. Jika literasi rendah maka pemilih akan mudah tergiring oleh narasi politik, yang bias dan tidak berkualitas.
Sedangkan sebagian besar pemilih kita mengenal tokoh yang akan dipilih melalui referensi narasi politik yang dibangun, sengaja dicitrakan jauh dari realita. Tidak mengkalkulasi aspek-aspek plus-minus, rekam jejak, kompetensi, dan aspek ikutan lainnya.
Dan, yang tak kalah penting sebagai kriteria layaknya pemimpin daerah/negara. Ya, maklum saja sebabnya masyarakat kita masih pemilih parokial (tingkat partisipasi politik cenderung rendah), bukan pemilih partisipatif yang melek politik, jauh dari literasi.
Baca Lainnya :
- Pecinta Kucing Antusias Sambut Vaksinasi Rabies dan Sterilisasi Gratis
- Pemkab Cianjur Gelar Pesantren Kilat untuk Pelajar di Masjid Agung
- Santri Hilang Terbawa Arus Sungai Ditemukan Mengambang di Muara
- Kemenag akan gelar PeaceSantren di lima kota selama Ramadan 1445 H
- Nyepi Beriringan Ramadan, Menag: Momentum Introspeksi, Saling Hormati Ritual dan Tradisi
Kita memang belum satu abad merdeka, mengenal demokrasi yang langsung pun baru tujuh belas tahun yang lalu. Terlalu pede jika berharap demokrasi menemukan maknanya.
Namun yang penting semua pihak, terutama yang berkewajiban memberikan pendidikan politik terus berusaha memberikan edukasi yang efektif, dan masyarakat pun harus responsif terhadap perkembangan politik, sebab politik itu penting dalam mengatur aspek-aspek kehidupan masyarakat.
Melalui pendidikan politik yang efektif dan tingginya literasi, Insya Alloh, politik Indonesia menjadi mapan juga menemukan maknanya menuju Indonesia maju dan bermartabat. (Lilis Nuraeni).











