- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
Santri Hilang Terbawa Arus Sungai Ditemukan Mengambang di Muara

Keterangan Gambar : Warga setempat menemukan santri korban yang terbawa arus sungai.
Pinusnews.id - Hilang selama tiga hari terbawa arus sungai Cibogo, Fauzan (14) santri Ponpes Al-Musri Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan oleh warga setempat yang hendak memancing di muara sungai Cisokan, Kampung Cikoronjo, Desa Sindangsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Sabtu (16/3/2024) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kanit SAR Cianjur M Andika mengatakan, korban ditemukan warga sudah mengambang dipermukaan air dalam kondisi meninggal dunia. Setelah ditemukan jenazah korban langsung dibawa petugas ke Puskesmas Ciranjang lalu di bawa ke pondok pesantren Al-Musri.
Baca Lainnya :
- Jabar Ikuti Seafood Expo Di Boston AS, Berhasil Lakukan Kontrak Senilai 88 Milyar
- Kepala Dinas Kesehatan Dampingi Bupati Cianjur Bagikan Takjil Gratis
- Bupati Cianjur: Tingkatkan Amal Kebaikan Di Bulan Suci Ramadan
- PLN UID Jawa Barat Siagakan 2.657 Personel, Kawal Keandalan Kelistrikan Ramadan 1445 H
- Pemkab Cianjur Siapkan Armada Mudik Gratis Lebaran Tahun 2024
"Setelah tiga hari dilakukan pencarian, korban ditemukan warga dan langsung dijemput oleh petugas lalu di antarkan ke pihak keluarga dan pihak pondok pesantren untuk di mandikan dan di makamkan," ujar Andika saat dihubungi," Sabtu (16/3/2024).
Menurut Andika, korban ditemukan berjarak sekitar enam kilo meter dari lokasi pertama kali korban jatuh terpeleset di Sungai Cibogo, Ciranjang.
"Alhamdulilah, korban sudah ditemukan petugas gabungan dari Basarnas, BPBD, PMI, TNI-Polri dan relawan lainnya balik kanan dan pencarian dihentikan," terangnya.
Sebelumnya, Fauzan (14) santri dari pondok pesantren Al-Musri, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, terbawa arus sungai Cibogo Desa Mekargalih, Ciranjang, Kamis (14/3/2024) sekitar pukul 16.00 (WIB).
Dari keterangan saksi, korban bersama temannya akan menyebrangi sungai tersebut. Namun pada saat akan menyebrangi sungai, korban terpeleset dan jatuh terbawa arus sungai yang pada saat itu tengah deras. (tim).











