- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
KIP Kembali Lakukan Monev Keterbukaan Informasi Publik untuk Seluruh Badan Publik di Jabar

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 untuk meningkatkan kualitas layanan informasi seluruh badan publik (22/6/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat sebagai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman membuka kegiatan bertema Mengusung Keterbukaan Informasi Publik Menuju Jabar Istimewa.
Baca Lainnya :
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
Herman menegaskan, keterbukaan informasi publik menjadi fondasi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.
"Keterbukaan informasi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat pelayanan publik serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan," ujar Herman.
Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat Tatang Suryana menandatangani Pakta Komitmen Bersama Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026.
Penandatanganan tersebut menjadi wujud komitmen badan publik meningkatkan kualitas pelayanan informasi yang cepat, tepat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Komitmen itu juga memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi dalam menyediakan informasi yang mudah diakses masyarakat.
Melalui keikutsertaan dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat terus meningkatkan tata kelola layanan informasi.
Langkah tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi publik sekaligus mendukung pemerintahan yang informatif, transparan, dan akuntabel di Jawa Barat. (tim dens).











