- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
Ipan Sopandi Perkuat Seleksi Jalur Prestasi SPMB SMP Cianjur lewat TKA dan Pembinaan Orang Tua

Keterangan Gambar : Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ipan Sopandi.
Pinusnews.id - Seleksi jalur prestasi pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026–2027 jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Cianjur, kini mengedepankan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu syarat utama. Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan bahwa proses penerimaan tidak hanya mengandalkan rapor, tetapi juga mengukur kapasitas akademik calon peserta didik secara lebih objektif.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ipan Sopandi, menjelaskan mekanisme penilaian yang lebih komprehensif itu. Menurut Ipan, nilai TKA akan dipadukan dengan nilai rapor serta prestasi akademik maupun nonakademik sebagai bahan pertimbangan dalam proses seleksi jalur prestasi. Langkah ini menggambarkan upaya dinas untuk menyeimbangkan aspek kualitas akademik dan prestasi lainnya.
Ipan menekankan bahwa TKA dan nilai rapor merupakan komponen utama dalam penilaian jalur prestasi pada SPMB SMP. "TKA dan nilai rapor digunakan sebagai dasar penilaian pada jalur prestasi SPMB SMP," tuturnya pada Selasa, 16 Juni 2026. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen jajaran Bidang SMP untuk menerapkan standar seleksi yang lebih terukur dan transparan.
Baca Lainnya :
- Astakira Jemput Pekerja Migran yang Depresi di Arab Saudi
- Wilman Singawinata, Wakil Ketua DPRD Cianjur : Pilih BUMDes Jadi Supplier
- Hujan Es Diiringi Angin Kencang Hantam Rumah Penduduk
- Oknum Catut Nama Bupati Cianjur untuk Menipu Pemilik Pontren
- Anggota DPRD Cianjur Sahli Saidi : Bubarkan Supplier BPNT dan E-warung
Dalam pelaksanaannya, kebijakan ini juga membuka peluang bagi sekolah-sekolah favorit di wilayah Kabupaten Cianjur. Tercatat sebanyak 21 sekolah favorit membuka penerimaan peserta didik melalui jalur prestasi, sebuah indikator bahwa mekanisme baru ini mendapat respons dari berbagai satuan pendidikan yang berorientasi pada mutu. Adanya sekolah-sekolah unggulan yang bergabung di jalur prestasi menunjukkan harapan untuk meningkatkan daya saing siswa Cianjur.
Selain regulasi seleksi, Ipan juga aktif memberikan arahan praktis kepada orang tua calon peserta didik. Ia menyarankan para orang tua agar terlebih dahulu membaca petunjuk dan informasi pendaftaran dari sekolah asal maupun sekolah tujuan, sehingga proses pendaftaran berjalan lancar dan sesuai persyaratan. Saran ini mencerminkan pendekatan pembinaan yang dilakukannya, yakni mengedukasi masyarakat agar turut serta dalam kelancaran sistem penerimaan.
Ipan juga mengimbau masyarakat untuk tidak memadati pendaftaran pada hari pertama, khususnya untuk jalur pendaftaran daring, guna menghindari gangguan pada sistem.
"Diimbau kepada para orang tua yang mendaftarkan anaknya, baik secara online maupun offline, agar melakukan pendaftaran sesuai waktu dan jadwal yang telah ditentukan oleh sekolah," ujarnya. Imbauan ini memperlihatkan perhatian Ipan terhadap aspek teknis pelaksanaan agar teknologi dapat berfungsi optimal.
Apabila terjadi kendala dalam proses pendaftaran SPMB, Ipan mengarahkan agar orang tua maupun calon murid segera menghubungi panitia pendaftaran di satuan pendidikan tujuan atau operator sekolah asal. "Silakan menghubungi panitia pendaftaran di setiap satuan pendidikan jenjang SMP yang dituju atau operator sekolah asal," tegasnya.
Pernyataan ini merupakan penegasan untuk layanan publik yang responsif—cermin kinerja Ipan Sopandi dalam meningkatkan tata kelola penerimaan siswa demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Cianjur. (dens).











