- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
DPPKBP3A Cianjur Lakukan Inovasi Penurunan Angka Stunting

Keterangan Gambar : Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali.
Pinusnews.id - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur, melakukan inovasi penurunan percepatan angka stunting di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Menurut Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Amad Mutawali, terkait inovasi dimaksud pihaknya akan fokus pada pendataan-pendataan dan anggaran untuk masalah balita.
"Pertama, pendataan dari balita kita efektifkan, kedua, inventarisasi terkait dengan anggaran supaya timbul support, katena anggaran itu ada yang berbasis dari pemerintah dan ada juga berbasis dari masyarakat," tutur Amad Mutawali seusai acara Cianjur Manjur di Desa Babakan Caringin, Karangtengah, Cianjur, Rabu (15/5/2024).
Baca Lainnya :
- dr Irvan Nur Fauzi: Jajaran Manajemen RSUD Sayang Cianjur Setiap Selasa Harus Bicara Bahasa Inggris
- Kepala Dinkes Cianjur dr Yusman Faisal: Material Asbes Berbahaya Dapat Memicu Sejumlah Penyakit
- Kadisdikpora Cianjur Ruhli Solehudin: Sekolah Dilarang Minta Iuran untuk Kenaikan Kelas
- UPTD P5A Sindangbarang Cianjur Lakukan Upaya Turunkan Angka Stunting
- Kemenkes Sediakan Obat-obatan dan Perbekalan Kesehatan untuk Jemaah Haji
Dijelaskan oleh Amad Mutawali bahwa anggaran dari Pemerintah Kabupaten Cianjur berada di semua lini atau dinas terkait, dan dari Dana Desa.
"Semua pihak terkait yang sudah menganggarkan dana itu merespon secara positif terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Cianjur," imbuh Amad Mutawali.
Selain itu, Amad Mutawali juga memaparkan, anggaran-anggaran itu digunakan untuk pemenuhan gizi, mempercepat pertumbuhan balita-balita, terutama yang masuk di katagori KRS, keluarga berisiko tinggi, yang stuntingnya bukan masuk di arus penanganan cepat.
"Jadi, nanti dilakukan pendataan atau diinventarisir berapa persen anggarannya itu, baik dari dinas terkait maupun dari Dana Desa yang sudah dialokasikan untuk penurunan stunting tersebut," ungkap Amad Mutawali menandaskan.
Diketahui, keberhasilan Kabupaten Cianjur dalam percepatan penurunan stunting, adalah hasil kolaborasi pemerintah, antar dinas serta pihak-pihak terkait lainnya. Melalui inovasi keberagaman dan kepedulian dari masyarakat akan dikumpulkan menjadi kekuatan besar didalam menurunkan stunting.
"Sekarang ini bari dua kecamatan yakni Kecamatan Cikalongkulon dan Cibeber yang sudah kolaborasi, gotong royong, maupun keroyokan mempercepat penurunan stunting zero," jelas Amad Mutawali. (dens).











