- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
UPTD P5A Sindangbarang Cianjur Lakukan Upaya Turunkan Angka Stunting

Keterangan Gambar : Kantor Balai KB Kecamatan Sindangbarang, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P5A) Kecamatan Sindangbarang Cianjur Selatan, melakukan upaya prevalensi stunting di wilayah desa yang ada di Sindangbarang.
"Di Kecamatan Sindangbarang, kita sudah melakukan penurunan angka stunting, dengan cukup siginifikan," kata Kepala UPTD P5A Sindangbarang Cianjur, Dedi Sudrajat.
Ia menyebutkan, capaian penurunan stunting diperoleh berdasarkan pengukuran berat badan dan tinggi badan balita, setelah menjalani sejumlah program intervensi pencegahan stunting.
Baca Lainnya :
- Kemenkes Sediakan Obat-obatan dan Perbekalan Kesehatan untuk Jemaah Haji
- RSUD Pagelaran Siap Pinjamkan Dokter Demi Pelayanan RSUD Sindangbarang ke Masyarakat
- Bupati Cianjur Lepas Jamaah Haji Kloter 7 di Gedung Dakwah
- Kena Gempa Tak Dibangun, Puluhan Siswa SD Citamiang Pacet Terpaksa Belajar di Tenda
- Sekda Herman Suryatman Ajak ASN Jabar Hadirkan Pelayanan Sejahterakan Warga
Persoalan stunting, imbuhnya, menjadi perhatian serius. P5A menyadari upaya dalam mencegah stunting, perlu didukung untuk menciptakan anak, yang berkualitas dan memiliki daya saing dimasa depan.
"Pemberian makanan tambahan bagi anak usia bawah dua tahun serta ibu hamil sangat dibutuhkan. Pengambilan makanan dilaksanakan di Kantor Pos terdekat dengan membawa barkot yang telah kita berikan," jelasnya.
Penurunan stunting lanjut dia, merupakan wujud komitmen untuk mendukung dan menciptakan generasi muda yang sehat dan berkualitas, perlu dimulai dengan hidup sehat dan bebas stunting.
"Mari kita bersama-sama mencegah stunting untuk menjamin masa depan yang lebih cerah, dan berdaya saing di masa yang akan datang," pungkasnya. (dens).











