- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
Upaya Atasi Beras Mahal, Diskuperindagin Cianjur Gelar Pasar Murah

Keterangan Gambar : Diskuperindagin menggelar pasar murah di berbagai lokasi di Cianjur.
Pinusnews.id - Salah satu upaya untuk menahan laju kenaikan harga kebutuhan pokok yang terjadi Pemkab Cianjur, Diskuperindagin gencar menggelar gerakan pasar murah di berbagai bagai lokasi.
Pasalnya sejauh ini upaya itu cukup efektif menahan laju harga, terutama komoditas beras, yang sampai sekarang kondisinya masih tinggi.
Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskuperdagin) Kabupaten Cianjur Komarudin mengatakan, kegiatan gerakan pangan murah merupakan salah satu upaya menstabilkan harga dan pasokan kebutuhan masyarakat. Terutama harga komoditas beras yang trennya cenderung naik sejak memasuki kemarau.
Baca Lainnya :
- Cuaca Ekstrem: Pahami Bagaimana Upaya Mitigasinya
- Menkes Dorong Upaya Promotif Preventif untuk Menyehatkan Masyarakat
- Oknum ASN Pemkab Cianjur yang di OTT Terancam 4 Tahun Penjara
- Rakor Kepala Daerah, Bey Machmudin Apresiasi Kerja Kolekif Bupati dan Wali Kota
- Tahap I Ditutup, 200.601 Jemaah Lunasi Biaya Haji 1445 H/2024 M
"Harga beras sekarang ini masih belum turun, ada dikisaran Rp16 ribu untuk jenis premium dan Rp15 ribu untuk jenis medium. Harga beras masih stagnan. Belum ada perubahan. Mungkin ini dampak dilakukannya pasar murah," kata Komarudin, Minggu (25/2/2024).
Komarudin menyebutkan, selain gencar ada pasar murah, juga ada penyaluran bantuan pangan cadangan beras pemerintah kepada keluarga penerima manfaat. Dampaknya, permintaan kebutuhan beras menjadi berkurang, sehingga efeknya bisa menahan laju harga.
"Karena permintaan turun, maka harga pun tidak kembali naik. Memang harga belum berangsur normal, tapi setidaknya sekarang tidak cenderung naik," beber Komarudin. (tim).











