- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
Penularan Penyakit TBC Lebih Cepat Melalui Kondisi Lingkungan

Keterangan Gambar : Tampak Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, yang terletak di jalan Profesor Muhamad Yamin.
Pinusnews.id - Kasus penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Cianjur pada tahun 2024 tercatat menjangkiti 2.171 orang.
Bahkan, berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur TBC menjadi 10 besar penyakit dengan jumlah pasien rawat jalan dan rawat inap tertinggi di Cianjur.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Frida Layla Yahya, mengatakan, penyakit dengan nama lain KP (Koch Pulmonal) ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Laksanakan Pembinaan Kepala Puskesmas
- Paling Banyak Ditangani KPK, Gratifikasi Modus Perkara Tindak Pidana Korupsi
- Baju Bekas Pejabat Cianjur Dibagikan, Setiap Orang Dapat 2 Potong Pakaian
- Bupati Cianjur Laporkan Keuangan Pemda Unaudited T.A.2023 ke BPKP RI Jabar
- Dirut RSUD Cianjur Dampingi Bupati Kunjungi Pasien
Dinkes Cianjur mencatat pada 2018 kasus TBC di Cianjur mencapai 5.074 orang, angkanya turun pada 2020 dan 2021 dimana temuan kasus TBC mencapai 4.000 kasus.
Namun, pada tahun 2022 kasus TBC kembali naik menjadi 7.102 orang. Puncaknya pada temuan kasus TBC di tahun lalu mencapai 9.582 orang.
“Memang sempat turun saat masa Covid 19, TBC kembali naik pada tahun 2022,” kata Frida kepada awak media, pada Senin, (25/03/2024).
Frida menambahkan, penularan TBC lebih cepat melalui kondisi lingkungan yang kurang sehat dan kondisi rumah tanpa ventilasi yang memadai.
Ia pun berharap, di momen Hari Tuberkulosis se-dunia penularan TBC dapat dicegah atau ditekan.
“Saya berharap di momen Hari Tuberkulosis se-dunia jadi momen untuk sama-sama mencegah penyebaran TBC,” pungkasnya. (dens).











