- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Baju Bekas Pejabat Cianjur Dibagikan, Setiap Orang Dapat 2 Potong Pakaian

Keterangan Gambar : Tampak warga sedang mengambil baju bekas para pejabat Cianjur.
Pinusnews.id - Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Cianjur, bagi-bagi pakaian layak pakai gratis bagi masyarakat. Pakaian yang dibagikan merupakan sumbangan dari Bupati, Ibu Bupati dan pejabat Pemkab Cianjur serta dari anggota TP-PKK dan DWP.
Ketua DWP Kabupaten Cianjur, Netty Wilianti Ketua TP-PKK Kabupaten Cianjur mengatakan, bagi-bagi pakaian layak pakai merupakan agenda rutin PKK dan DWP setiap Ramadhan. Tujuannya untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat.
"Hari ini, kami bagi-bagi pakaian layak pakai. Ada untuk dewasa perempuan, laki-laki, dan juga anak-anak," kata Netty di sela-sela kegiatan di halaman parkir komplek Pemkab Cianjur, Senin (25/4/2024).
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Laporkan Keuangan Pemda Unaudited T.A.2023 ke BPKP RI Jabar
- Linieritas Literasi dengan Demokrasi
- Dirut RSUD Cianjur Dampingi Bupati Kunjungi Pasien
- Lokmin Linsek Puskesmas Sukaresmi Soroti AKI dan Stunting
- Bagian Hukum Setda Cianjur Sosialisasikan Produk Hukum Pemerintahan Tingkat Desa
Pembagian pakaian berkonsep seperti bazar. Berbagai pakaian itu disimpan pada rak gantung. Namun masyarakat yang ingin mendapatkannya diberi waktu lima menit untuk memilih dua potong pakaian. Skema pembagian seperti itu dilakukan agar masyarakat lain yang mengantre bisa kebagian.
"Tahun lalu antusias masyarakat sangat luar biasa. Sekarang pun banyak masyarakat yang ikut antre. Apalagi dampak gempa belum lama ini, tak sedikit masyarakat yang membutuhkan pakaian. Ke depan, insya Allah, kami akan mengadakan kembali kegiatan seperti ini, dan kita jadikan agenda rutin tahunan," ungkap Netty.
Pembagian pakaian layak pakai dilakukan hanya satu hari ini. Netty berharap, kegiatan yang dilakukan bersama jajaran dan DWP Kabupaten Cianjur, bisa bermanfaat bagi yang membutuhkannya.
"Kita tidak membatasi domisili masyarakat yang ingin mendapatkan pakaian. Siapa saja boleh ikutan. Tahun lalu juga banyak masyarakat yang lewat kemudian melihat. Bagi para pegawai lepas di Pemda juga silakan ambil kalau memang membutuhkan," pungkas Netty. (tim-dens).











