- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi didampingi Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, Wahyu-Ramzi, usai Rapat Parpurna Hari Jadi Cianjur ke-349 di Gedung DPRD Cianjur, Minggu, 12 Juli 2026.
Pinusnews.id - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM memberikan hadiah istimewa kepada warga Cianjur bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-349. Hadiah tersebut bukan berupa seremonial belaka, melainkan proyek konkret yakni perbaikan infrastruktur jalan yang selama bertahun-tahun dibiarkan rusak parah.
Bagi banyak warga, kehadiran jalan yang kini sudah layak dilintasi bukan hanya soal kenyamanan, melainkan pembuka akses ekonomi yang selama ini terhambat oleh kondisi jalan buruk.
Perbaikan paling signifikan dilakukan di wilayah Cikadu, yang menurut KDM merupakan titik paling berat dan prioritas penanganan. “Hadiah HJC ya pembangunan infrastruktur. Di Cikadu yang paling berat, sekarang jalannya sudah selesai. Itu menjadi hadiah paling mahal dan itu disyukuri seluruh warga,” kata KDM usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD Cianjur, Minggu, 12 Juli 2026.
Baca Lainnya :
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
- Kasus Positif Covid-19 di Cianjur Meningkat, Rakyat Ngantri Swab Test
Ungkapan KDM tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah provinsi memilih cara berbagi keberpihakan lewat investasi fisik yang langsung dirasakan masyarakat.
Langkah ini juga menjadi panggilan agar pemerintah kabupaten mengambil peran lebih aktif dalam pengelolaan tata ruang. KDM menegaskan pentingnya penataan ruang yang cepat dan tepat untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.
“Ke depan, Bupati harus cepat-cepat menyesuaikan tata ruang,” ujarnya, menyoroti bahwa infrastruktur tanpa penataan ruang yang baik bisa memicu masalah baru seperti alih fungsi lahan yang tak terkendali atau ketidaksesuaian pembangunan dengan kondisi lingkungan.
Lebih jauh, KDM memuji potensi Cianjur yang dianggapnya sangat lengkap dibanding daerah lain di Jawa Barat. Menurutnya, Cianjur memiliki kombinasi alam dan sumber daya yang langka seperti pegunungan, pantai, danau, produk pertanian unggulan, hingga area untuk pengembangan industri.
Pernyataan ini menegaskan harapan bahwa perbaikan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan bagian dari strategi memaksimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat.
Penyerahan “hadiah” berupa jalan baru pada momen HJC ke-349 menjadi simbol bahwa pembangunan bisa dilaksanakan dengan orientasi manfaat langsung. Namun keberlanjutan dampak positif itu tergantung pada sinergi antara provinsi dan kabupaten termasuk komitmen Bupati Cianjur menuntaskan tata ruang dan menjaga kualitas lingkungan saat memanfaatkan peluang ekonomi.
Jika sinergi itu terwujud, Cianjur berpeluang mengubah keindahan alam dan kekayaan pertanian menjadi motor pertumbuhan yang berkelanjutan. (dens).











