- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
- Disdikpora Cianjur Percepat Pemenuhan SLF Sekolah demi Izin Operasional
- Dari Keterampilan Menuju Kemandirian: DPW PUTR Cianjur Hadir untuk Perempuan dan Keluarga
- BAZNAS Cianjur Doakan dan Ajak Masyarakat Peduli Korban Banjir Padang
- DPRD Cianjur Percepat Penyempurnaan Perubahan APBD 2026 demi Layanan Publik yang Lebih Baik
- Kabid SMP Ipan Sopandi: Disdikpora Cianjur Wajibkan Bahasa Sunda di Sekolah
- BAZNAS Cianjur Perkuat Kolaborasi dengan DPRD demi Kesejahteraan Warga
Lokmin Linsek Puskesmas Sukaresmi Soroti AKI dan Stunting

Keterangan Gambar : Ketua Tim TPBC Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, saat giat Lokakarya Mini.
Pinusnews.id - Dalam satu tahun, Puskesmas melakukan empat kali kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektoral (Lokmin Linsek) secara rutin, hal itu sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan Puskesmas tahunan.
Ketua Tim TPCB Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur dr Tito Nurtansa, seusai kegiatan Lokmin Linsek di Puskesmas Rawat Inap Sukaresmi, Kamis (21/3/2024) kemarin.
Menurut Tito, dalam Lokmin Linsek tersebut yang disoroti saat ini yaitu peran serta semua lintas sektor dalam penanganan program prioritas nasional baik itu penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) maupun Angka Kematian Balita (AKB), Stunting.
Baca Lainnya :
- Bagian Hukum Setda Cianjur Sosialisasikan Produk Hukum Pemerintahan Tingkat Desa
- Ketua DPRD Cianjur Langsung Pimpin Rapat Paripurna
- Bey Machmudin Serahkan LKPD Unaudited ke BPK RI
- Bupati Cianjur Mutasi 6 Pejabat Eselon 2
- Sedang Tarawih, Uang Puluhan Juta Raib, seorang Pelakunya Tertangkap
"Tadi juga dibahas masalah sampah, masalah makan tambahan bagi balita stunting," ujarnya.
Selain itu ada beberapa masalah yang dievaluasi terkait 4 kasus kematian ibu yang memang dari faktor eksternal dan internal. Tapi setidaknya upaya sudah dilakukan pihak Puskesmas dan Lintas Sektoral sesuai prosedur.
Dikatakannya, data angka kematian ibu di Puskesmas Sukaresmi tersiar pada tahun 2023 yang jumlahnya sebanyak 4 kasus. Sedangkan Januari-Februari 2024 belum ada.
"Ke 4 kasus tersebut terjadinya di rumah sakit. Secara prosedur sudah dilakukan Puskesmas Lintas sektor untuk melakukan rujukan, mungkin ada riwayat lain sehingga terjadi kematian," katanya. (dens).











