- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
- Pemkab Cianjur Bagikan 100 Sertifikat dan 65 Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Agrabinta
- Wagub Erwan Serukan Masyarakat Jabar Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- Dinas Pendidikan Cianjur Atasi 2.079 Calon Siswa Belum Tembus SPMB: Solusi dan Arahan untuk Orang Tu
Pendekatan Multi-Stakeholder Perlu Bagi Pemajuan Diplomasi Digital

Keterangan Gambar : Istimewa
Pinusnews.id - Diplomasi digital tidak hanya alat, namun juga sebagai isu khusus yang memiliki dampak geopolitik. Hal ini merupakan fokus Forum Tematik Bakohumas Kemenlu bertema “Diplomasi Digital untuk Penguatan Nation Branding Indonesia," secara hybrid di Bandung, beberapa waktu lalu.
“Kami percaya bahwa kolaborasi lintas Kementerian dan Lembaga dalam membangun sinergi dan pemahaman terhadap diplomasi digital tidak kalah penting dari capaian diplomasi digital itu sendiri," ujar Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik, Kemlu, Siti Nugraha Mauludiah.
Sementara itu, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kominfo, selaku Ketua Umum Bakohumas, Usman Kansong, menyampaikan bahwa diplomasi digital hanya dapat diwujudkan melalui inovasi kebijakan serta adaptasi kelembagaan. Hadir sebagai narasumber adalah Direktur Informasi dan Media, Kemlu; Dosen Program Studi HI, Universitas Parahyangan; dan Southeast Asia Representative, Diplo Foundation.
Baca Lainnya :
- Hipertensi Jadi Penyakit Paling Banyak di Pos Kesehatan Mudik
- Asep Anwar, Apip Iskandar, dan Sumarna Calon Kuat Ketua Peradi Cianjur 2024
- Aturan WFH, BKPSDM: Sifatnya Tidak Wajib Dilaksanakan Setiap Daerah
- Imbauan untuk Wisawatan Jangan Berenang di Pantai Jayanti dan Cemara Cidaun
- Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin
Forum menyepakati bahwa penyusunan strategi nasional diplomasi digital yang efektif untuk tujuan nation branding Indonesia perlu dilakukan. Hal ini dilakukan melalui penentuan visi dan misi yang jelas dan terukur, menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas. Diperlukan pendekatan multi stakeholder, multilevel governance, dan multidisciplinary.
Seluruh pemangku kepentingan, baik K/L maupun non pemerintah, perlu aktif berkontribusi membantu upaya diplomasi digital. Pembentukan citra positif Indonesia juga perlu terus digencarkan dan diadaptasi menggunakan digital tools yang terus berkembang, seperti platform media sosial dan kecerdasan buatan. Penentuan prioritas yang akan didorong dalam pembentukan nation branding juga krusial sebagai fokus sekaligus memberikan arah jelas terhadap strategi nasional diplomasi digital. (tim).











