- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman yang berjanji akan membangun rumah layak huni bagi pasutri Aya dan Nana.
Pinusnews.id - Pemkab Cianjur akhirnya merespon informasi adanya pasangan suami istri (Pasutri) di Kampung Tegalega, RT02/RW07, Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Aya Suhara (56) dan Nana Sumarna (64) tinggal di sebuah rumah tidak layak huni dan hidup demikian miskin.
Menurut informasi, Bupati Cianjur Herman Suherman akan segera membantu Pasutri lansia itu dengan membangun rumah layak huni untuk ditempati pasutri tersebut.
Bupati Cianjur Herman Suherman berjanji, akan segera membuatkan rumah di tanah milik Pemdes Limbangansari, yang nantinya untuk tempat tinggal Aya dan Nana.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin
- Aduan Masyarakat Lewat Sapawarga ke Pemdaprov Jabar Dituntaskan
- Selama Arus Mudik hingga H2 Lebaran, Posko Kesehatan Jabar Tangani Enam Jenis Penyakit
- Penyakit tak Libur Saat Libur Lebaran, Waspadai Demam Berdarah dan HFMD
- Mudik dan Thanksgiving Day
“Jadi nanti akan dibuatkan rumah di tanah desa, yang membangunnya Pemkab Cianjur,” kata Herman, Sabtu, (13/04/2024).
Akan tetapi, kata Bupati Cianjur, rumah tersebut nantinya akan ditempati untuk sementara oleh Aya Suhara dan Nana Sumarna.
“Tetapi kalau sudah meninggal, akan diambil lagi oleh Pemerintah Desa Limbangansari,” paparnya.
Diketahui keduanya, Pasutri Lansia itu bermukim di sebuah rumah reyot terbuat dari sisa-sisa kayu dan bambu bekas, sedangkan atap dan pinggir atasnya dari seng dan genteng bekas yang dikumpulkan dari hasil memungut di tempat pembuangan puing.
Terlihat juga tumpukan kasur lusuh sebagai alas tidur dan buntelan pakaian tertumpuk di dalam gubuk berukuran 2×3 meter itu. Kemudian tirai lusuh dengan seutas tali menghiasi ruangan gubuk yang sempit, agar tirai tersebut membuat Aya dan istrinya sedikit terhindar dari dinginnya angin di malam hari yang masuk lewat samping gubuk.
Sedangkan, tanah tempat gubuk reyot yang didirikannya adalah milik warga setempat yang dipinta izin untuk ditempatinya. (dens).











