- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
Imbauan untuk Wisawatan Jangan Berenang di Pantai Jayanti dan Cemara Cidaun

Keterangan Gambar : Para petugas berpatroli ke tempat wisata sekaligus mengimbau supaya wisatawan tidak berenang ke tengah lautan.
Pinusnews.id - Upaya untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan, petugas gabungan terdiri dari TNI-Polri, Geana dan Tagana di Kecamatan Cidaun patroli di bibir pantai Jayanti dan Cemara Cianjur selatan.
Dalam kegiatan patroli tersebut, dipimpin langsung Kapolsek Cidaun, AKP Munawir selaku Kaops Yan 9, meliputi pantai Jayanti dan Cemara.
Namun, para petugas tersebut tidak hanya melakukan patroli, tapi sekaligus memberikan imbauan bagi para pengunjung atau wisatawan, yang datang ke pantai agar tidak berenang ke tengah laut.
Baca Lainnya :
- Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin
- Bupati Cianjur Akan Membangun Rumah Buat Pasutri yang Hidupnya Miskin
- Aduan Masyarakat Lewat Sapawarga ke Pemdaprov Jabar Dituntaskan
- Selama Arus Mudik hingga H2 Lebaran, Posko Kesehatan Jabar Tangani Enam Jenis Penyakit
- Penyakit tak Libur Saat Libur Lebaran, Waspadai Demam Berdarah dan HFMD
"Pantai Jayanti dan Cemara menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal Cianjur dan juga Bandung," kata Munawir, Minggu (14/4/2024).
Menurutnya, kondisi air laut saat ini dalam keadaan pasang, sehingga dikhawatirkan terjadinya hal yang tak diinginkan.
"Maka kami terus berupaya untuk menghalau wisatawan yang tengah berlibur ke pantai Jayanti dan Cemara," tegasnya. (tim).











