- Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
- Kabag Kesra: Optimis Ketua Baru BAZNAS Cianjur Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Semakin Baik
- Camat Mande Gerakkan Hidup Sehat: Dari Kantor ke Masyarakat
- Diskumdagin Cianjur Akselerasi UMKM Naik Kelas: Bantuan Alat Usaha 2026 Jadi Katalis Produktivitas
- Bupati Cianjur Kukuhkan H. Denny Saeful Rohman Jadi Ketua BAZNAS Periode 2026-2031
- AMAM IBNU Al-MUSHTLOPA *PILAR KEADILAN PADA HARTA YANG DITITIPKAN* _Catatan Awal Menjemput Amanat Ba
- Beras 30 Kilogram untuk 389 Ribu Warga: Bulog Sukses Salurkan Bantuan Pangan di Cianjur
- Diskominfo Cianjur Perkuat Dampak Digital Menuju Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Revitalisasi SMP PGRI Cikalongkulon: Sekolah Baru, Semangat Belajar Baru
- DPPKBP3A Cianjur Dukung Gerakan Wakaf Buku untuk Perkuat Budaya Baca
Membawa Kampus Pariwisata Bali ke Cianjur: Peluang Baru bagi Generasi Muda
.jpg)
Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian saat menerima audensi pihak Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Denpasar Bali, di Ruang Rapat Bupati Cianjur.
Pinusnews.id - Rencana Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Denpasar untuk membuka Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Kabupaten Cianjur merupakan pintu masuk bagi anak muda Cianjur mengakses pendidikan tinggi pariwisata tanpa harus jauh-jauh ke Bali.
PSDKU sendiri adalah program studi yang diselenggarakan di kabupaten/kota yang tidak berbatasan langsung dengan kampus utama, sehingga secara konsep memang dirancang untuk memperluas akses pendidikan tinggi ke daerah.
Dalam audiensi di Ruang Rapat Bupati Cianjur, Kamis (24/9/2026), jajaran IPBI Denpasar yang diwakili oleh Profesor Denok Lestari, P.hd sekaligus Wakil Rektor IPBI Denpasar Bali.
Baca Lainnya :
- AKB dan PPKM Diperpanjang, Cianjur Jangan Terlena
- PMI Cianjur Kirim Relawan ke Lokasi Bencana MamujuÂ
- Kamis, Digelar Vaksinasi di Cianjur, Siapa yang Pertama Divaksin?
- Polisi Bekuk Oknum Pendamping PKH Maling Dana KPM Ratusan Juta Rupiah
- Mantaap, Cianjur Jadi Tuan Rumah HPN 2021
Profesor Denok Lestari, P.hd menjelaskan bahwa rencana ini diarahkan untuk membuka akses pendidikan tinggi di bidang pariwisata dan bisnis di Cianjur.
Selain itu, Profesor Denok Lestari P.hd juga menyebutkan bahwa IPBI Bali telah mendapat dukungan LLDIKTI Wilayah VIII Bali dan Nusa Tenggara Barat untuk membuka kelas di luar Bali, sekaligus memohon surat rekomendasi dari Pemkab Cianjur agar proses administrasi pendirian PSDKU berjalan lancar.
“Pihak IPBI Bali juga memohon dukungan serta surat rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Cianjur guna mendukung kelancaran proses administrasi pendirian PSDKU," kata Profesor Denok Lestari P.hd.
Di sisi pemerintah daerah, H. Dadang Sufianto yang didampingi Tulus Budiyono menegaskan bahwa rencana ini juga mendapat dukungan dari LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat.
Dadang Sufianto juga menyoroti bahwa selama ini pendidikan pariwisata di Cianjur lebih banyak tersedia pada jenjang SMK dan lembaga pelatihan, sehingga kehadiran PSDKU IPBI Bali diharapkan menambah pilihan pendidikan tinggi pariwisata di kabupaten tersebut.
“Mengingat saat ini pendidikan pariwisata di Cianjur lebih lebih banyak tersedia pada jenjang sekolah menengah kejuruan dan lembaga pendidikan serta pelatihan," ujar Dadang Sufianto.
Menanggapi hal itu, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian bersama Asda 2, H. Komarudin dan Kepala Disbudpar Yudha Azwar, menyambut baik rencana ini dan melihatnya sebagai peluang bagi generasi muda Cianjur untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan pariwisata yang lebih luas, mulai dari pengelolaan hingga pengembangan sektor pariwisata.
Ia bahkan berharap pengalaman Bali dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan dapat menjadi nilai positif yang turut diterapkan di Cianjur, sekaligus memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan budaya global.
“Saya juga berharap pengalaman Bali dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan dapat menjadi nilai positif yang turut diterapkan di Cianjur, sekaligus memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan budaya global," tutur Bupati Cianjur.
Secara praktis, langkah ini sejalan dengan semangat pemerataan pendidikan tinggi, karena PSDKU memungkinkan mahasiswa belajar program studi yang sama dengan kampus utama, hanya lokasinya yang berbeda.
"Bagi Cianjur yang sedang menata sektor pariwisatanya, kehadiran kampus pariwisata berstandar Bali bisa menjadi katalisator untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, membuka jalur karier di industri perhotelan dan pariwisata, serta mendorong pengembangan desa wisata dan ekonomi kreatif lokal," jelas Bupati Mohammad Wahyu Ferdian.
Komitmen Pemkab Cianjur untuk memberikan dukungan penuh sesuai ketentuan yang berlaku menjadi sinyal kuat bahwa rencana ini bukan sekadar wacana. Jika proses rekomendasi, perizinan, dan penyiapan fasilitas berjalan baik.
Untuk itu, tentunya Cianjur bisa segera memiliki “cabang kampus pariwisata” yang menghubungkan semangat pendidikan Bali dengan potensi wisata lokal adalah sebuah terobosan yang relevan bagi pemuda yang ingin kuliah dekat rumah, tetapi dengan kualitas dan jaringan yang terbuka ke tingkat nasional bahkan internasional. (dens).










