- Dinas Perkim Cianjur Laksanakan Pengecatan Tugu Beras dan Pembersihan Jalan jadi Prioritas
- Dinas PUTR Cianjur Siaga Musim Kemarau: Pompa, Sumur Bor, dan Manajemen Air untuk Petani
- KDM Ajak Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi untuk Kesehatan
- BPBD Cianjur Gerak Cepat Hadapi Kekeringan: Distribusi Air Bersih dan Rencana Sumur Bor
- Disdikpora Cianjur Atasi Kekurangan Meja-Kursi, Dorong Sekolah dan Komunitas Berkontribusi
- BAZNAS Cianjur Perkuat Ekonomi Umat lewat Program PEU Berbasis KUA: Fokus Zakat Produktif
- BAZNAS Cianjur Salurkan 2.000 School Kit: Bantu Siswa Kurang Mampu Sambut Tahun Ajaran 2026/2027
- Tegas Lindungi Pangan: DPMPTSP Cianjur Pastikan 45 Ha Lahan Ciranjang Tetap Pertanian
- Ruhli: Disdikpora Cianjur Pastikan Semua Sekolah Penuh, MPLS Lancar dan Pendaftaran Sukses
- DPKAD Cianjur Gelar Santunan Anak Yatim: Wujud Kepedulian di Hari Jadi Cianjur ke-349
KDM Ajak Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai pada Anak Demi untuk Kesehatan

Keterangan Gambar : Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Pinusnews.id - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa kebiasaan anak-anak bermain gawai dalam waktu lama dapat berdampak buruk terhadap kesehatan.
Menurutnya, penggunaan gawai yang berlebihan membuat anak menjadi kurang bergerak sehingga nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat diolah secara optimal menjadi energi.
Akibatnya, daya tahan tubuh anak menurun, lebih rentan terserang penyakit, serta cenderung memiliki tingkat emosi yang lebih tinggi. Dedi juga mengungkapkan, sejumlah penyakit yang selama ini identik dialami orang dewasa kini mulai ditemukan pada anak-anak, seperti gagal ginjal dan diabetes.
Baca Lainnya :
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
"Ancaman masa depan bukan hanya kekurangan gizi, tetapi nutrisi dan gizi yang tidak dikelola jadi energi," kata KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi,
dalam acara Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045, dengan tema "Membangun Bangsa yang Sehat, Mandiri, Inovatif, dan Berdaya Saing Global", di Gedung GBI Bethel Summarecon, Kota Bandung, belum lama berselang.
Oleh karena itu, ia meminta orangtua untuk memperhatikan pola hidup anak-anak. Ajak anak-anak untuk beraktivitas yang membutuhkan banyak gerak. Jaga pula asupan anak agar tak terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman tidak sehat, termasuk yang tinggi gula.
Pada kesempatan itu, KDM juga menyampaikan rencana Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan meningkatkan nutrisi ibu hamil.
"Ketika yang hamilnya bermasalah maka dia boleh ke toko, minimarket atau ke manapun untuk mengambil makanan yang dikonsumsi selama hamil. Ini sedang kita rumuskan karena tanggung jawab negara," jelas KDM.
Menurutnya, secara material negara harus bertanggung jawab terhadap asupan makanan yang bergizi, minuman yang berkualitas, udara yang bersih.
"Seluruhnya negara harus bertanggungjawab terhadap itu. Memperhatikan aspek material manusia perkembangannya dalam setiap waktu," katanya. (tim dens).










