- BPBD Cianjur Gerak Cepat Hadapi Kekeringan: Distribusi Air Bersih dan Rencana Sumur Bor
- Disdikpora Cianjur Atasi Kekurangan Meja-Kursi, Dorong Sekolah dan Komunitas Berkontribusi
- BAZNAS Cianjur Perkuat Ekonomi Umat lewat Program PEU Berbasis KUA: Fokus Zakat Produktif
- BAZNAS Cianjur Salurkan 2.000 School Kit: Bantu Siswa Kurang Mampu Sambut Tahun Ajaran 2026/2027
- Tegas Lindungi Pangan: DPMPTSP Cianjur Pastikan 45 Ha Lahan Ciranjang Tetap Pertanian
- Ruhli: Disdikpora Cianjur Pastikan Semua Sekolah Penuh, MPLS Lancar dan Pendaftaran Sukses
- DPKAD Cianjur Gelar Santunan Anak Yatim: Wujud Kepedulian di Hari Jadi Cianjur ke-349
- Dari Masjid Nabawi, H.Adin Wakil BAZNAS Cianjur Sampaikan Terima Kasih dan Doa untuk Muzaki
- Disiplin Jadi Pondasi Pelayanan Prima, Disdikpora Cianjur Tancapkan Budaya Kerja Profesional
- Pemprov Jabar Lepas 1.147 Mahasiswa Ikuti Program Probidik Gema Jabar, Bantu Guru Mengajar
BAZNAS Cianjur Perkuat Ekonomi Umat lewat Program PEU Berbasis KUA: Fokus Zakat Produktif

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - BAZNAS Kabupaten Cianjur bersama Kementerian Agama setempat resmi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis Kantor Urusan Agama (KUA) Tahun 2026, yang digelar secara nasional oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI melalui Zoom Meeting, Rabu (15/7/2026).
Acara ini digelar di Aula BAZNAS Kabupaten Cianjur sebagai bentuk komitmen daerah terhadap program pemberdayaan umat. Kehadiran perwakilan daerah menegaskan bahwa program ini bukan sekadar agenda pusat, melainkan upaya bersama yang melibatkan aktor lokal.
Program PEU Berbasis KUA dirancang untuk menjembatani peran Kementerian Agama, BAZNAS, dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dalam membangun ekonomi umat melalui pendekatan berbasis KUA. Tahun ini ada 195 KUA di 20 provinsi yang menjadi lokasi pelaksanaan, dan Kabupaten Cianjur dipercaya menjadi salah satu pelaksana.
Baca Lainnya :
- Operasi Yustisi, Penyemprotan Desinfektan dan Pembagian Masker
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
Kepercayaan ini menunjukkan bahwa Cianjur dianggap memiliki kapasitas dan kesiapan untuk menerapkan model pemberdayaan yang berkelanjutan.
Di Cianjur, program akan dijalankan di dua titik: KUA Pacet yang bermitra langsung dengan BAZNAS Kabupaten Cianjur, serta KUA Cilaku yang bekerja sama dengan LAZ Dana Sosial Al Falah Surabaya.
Pilihan lokasi ini memperlihatkan strategi kolaborasi yang pragmatis yakni menggabungkan jaringan lokal BAZNAS dengan pengalaman LAZ nasional untuk menjangkau mustahik di tingkat kecamatan. Pendekatan lokasi ganda ini diharapkan meningkatkan jangkauan dan efektivitas intervensi.
Paska penandatanganan PKS, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Agung Taufiqurrohman, menekankan bahwa pemberdayaan tak hanya soal memberi bantuan finansial.
"Pemberdayaan bukan sekadar memberikan bantuan ekonomi, tetapi juga membangkitkan kembali harapan, semangat, dan rasa percaya diri para mustahik agar mampu bangkit menjadi pribadi yang mandiri," katanya, mempertegas bahwa aspek psikologis dan kapasitas menjadi bagian penting dari suksesnya program.
Kinerja BAZNAS Kabupaten Cianjur mendapat sorotan positif dalam kesempatan ini. Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur, H. Tata, A.Pi., MM, menyatakan kesiapan penuh lembaganya untuk mendukung pelaksanaan program.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. BAZNAS Kabupaten Cianjur siap mendukung penuh pelaksanaan program ini, mulai dari proses pendampingan hingga penyaluran zakat produktif kepada para mustahik sesuai ketentuan yang berlaku," ujar H. Tata. Komitmen itu membumikan peran aktif BAZNAS Cianjur bukan hanya sebagai penyalur dana, melainkan juga sebagai fasilitator pembinaan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Abdul Qohar Azij, menaruh harap besar pada kolaborasi yang terjalin. Ia berharap sinergi antara Kementerian Agama dan BAZNAS bisa terus diperkuat untuk mendorong kesejahteraan masyarakat lewat program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Harapan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur tersebut, mencerminkan visi bersama bahwa bantuan bersifat transformatif jika disertai tata kelola, pendampingan, dan evaluasi yang berkesinambungan.
Melalui kerja sama ini BAZNAS Kabupaten Cianjur menegaskan komitmennya mengoptimalkan pengelolaan zakat secara produktif. Tujuannya agar zakat tidak cuma menjadi solusi sementara, melainkan jalan bagi mustahik untuk tumbuh menjadi pelaku ekonomi mandiri dan berdaya.
Dengan menonjolkan peran pendampingan dan penyaluran zakat produktif, BAZNAS Cianjur berupaya menghadirkan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Keberhasilan program ini akan bergantung pada implementasi di lapangan seperti kualitas pendampingan, pemilihan usaha produktif yang tepat, serta pengukuran hasil bagi mustahik. Jika semua elemen berjalan sesuai rencana, program PEU Berbasis KUA di Cianjur bisa menjadi model bagi daerah lain.
BAZNAS Kabupaten Cianjur, dengan komitmen dan kapasitasnya, berpotensi menjadi katalisator perubahan ekonomi lokal yang nyata, sehingga berhasilguna untuk kepentingan bersama.(dens).










