- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
- KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
- Kekurangan Guru Cianjur: Saat Pendidikan Harus Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
- DPMD Cianjur Soal Pilkades Digital: Dorong Demokrasi Desa yang Mudah dan Transparan
- DPRD Cianjur Perkuat Agenda Kerja untuk Dorong Kemajuan Masyarakat
- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
Pemprov Jabar Lepas 1.147 Mahasiswa Ikuti Program Probidik Gema Jabar, Bantu Guru Mengajar

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Sebanyak 1.147 orang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengikuti program Penguatan Profesional Bidang Pendidikan (Probidik) Gema Jabar. Melalui program tersebut, para mahasiswa akan melakukan praktik mengajar di 364 satuan pendidikan SMA, SMK, dan SLB, dengan rincian 230 SMA, 116 SMK, dan 18 SLB. Kegiatan berlangsung selama 6 bulan atau 20 SKS.
Selama bertugas di lapangan, mahasiswa akan didampingi oleh dosen pembimbing dari UPI serta guru pamong dari pihak sekolah.
Program Probidik bertujuan untuk menjawab tantangan kekurangan guru di Jabar. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendukung penuh program Probidik Gema Jabar yang diluncurkan Pemprov Jawa Barat bekerja sama dengan UPI.
Baca Lainnya :
- Dana Milyaran Jangan Semena-Mena Digunakan Kepala Desa
- Plt. Bupati Cianjur : Camat Harus Sediakan Tempat Isolasi Mandiri
- Fakta Baru, Dewan Temukan Orang Kaya di Cianjur Dapat BPNT
- Hebat, Cianjur Punya Dana 15 Miliar untuk Jaminan Persalinan
- Oknum Wartawan Resahkan Pondok Pesantren di Cianjur
Program ini harus menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk melaksanakan pembelajaran sekaligus belajar secara langsung memberikan pendidikan kepada siswa sekolah terutama di wilayah perdesaan.
"Ini kesempatan bagi kalian mahasiswa selama 6 bulan untuk menekuni program pembelajaran sekaligus belajar secara langsung. Sebab saat mengajar bukan saja keahlian akademik yang dipraktikan, tetapi juga untuk memupuk soal rasa saat mengajar kepada anak didiknya," ujar gubernur saat berdialog dengan mahasiswa, Senin (13/7/2026).
Hal kedua yang ditekankan adalah agar mahasiswa memiliki pandangan lebih luas terkait wilayah Jawa Barat.
"Harus mengenal Jabar bukan kota Bandung saja. Jabar itu luas sehingga tahu bahwa yang perlu dicerdaskan itu juga berada di perdesaan dan perkampungan," tegasnya.
KDM, sapaan Dedi Mulyadi, berpesan jika nanti lulus dan menjadi guru jangan lupa untuk kembali lagi ke sekolah yang pernah diajarnya. Oleh karena itu, tidak perlu kaget jika nanti mendapatkan tugas untuk mengajar di wilayah pelosok.
Mahasiswa UPI Andika Darmawan, dari jurusan Pendidikan Teknik Mesin menyatakan sangat senang membantu program ini apalagi dirinya memang bercita-cita menjadi seorang guru.
"Programnya sangat bagus buat kami, sangat membantu. Apalagi kedepan akan banyak guru yang pensiun dan saya siap meneruskan sebagai penggantinya," ujarnya.
Mahasiswi UPI lainnya Regina berharap kegiatan berjalan lancar dan menjadikan pengalaman berharga bagi dirinya sebelum nanti terjun langsung sebagai guru.
"Harapannya kegiatan berjalan baik, lancar. Sebab ini tentu sangat membantu program pendidikan di Jabar," ujarnya yang ditugaskan di SMK 28, Bandung.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan, program ini merupakan wujud komitmen UPI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam mewujudkan perguruan tinggi berdampak di Jawa Barat. Ia berterima kasih kepada UPI yang telah melaksanakan program Probidik.
Purwanto berharap hasil dari kegiatan ini menjadikan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar bisa berjalan secara ideal, hak-hak belajar peserta didik bisa berjalan dengan baik, serta mahasiswa bisa mengikuti pembelajaran langsung dan dapat mempraktikan teori yang selama ini dipelajari di kampus. (tim dens).











