- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Disdukcapil Cianjur Berikan Akte Kematian Beni Karyanto PKD yang Meninggal TPS di Cibeber

Keterangan Gambar : Fauzi F Reza memberikan Akte Kematian Beni Karyanto kepada istri almarhum.
Pinusnews.id - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, sambangi rumah petugas KPPS dan PTPS tiga lokasi di Kabupaten Cianjur.
Kepala Bidang Pencatatan Sipil Kabupaten Cianjur, Fauzy F Rezab, mengatakan, ada empat lokasi rumah petugas pemilu 2024 yang gugur di Cianjur, diantaranya di Kecamatan Cibeber, Sukaluyu, Cipanas, dan Kecamatan Campaka.
"Berdasarkan data yang kami dapat dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, ada empat orang petugas pemilu yang meninggal dunia," kata Fauzy, Rabu (21/2/2024).
Baca Lainnya :
- Temuan Kasus Tuberkulosis Jabar Selalu 100 Persen dalam Dua Tahun Terakhir
- Empati Mensos Risma untuk Anak Penjual Keripik
- Bupati: Setiap Tahun Cianjur Kelebihan Beras, Tapi Aneh Harganya Mahal
- Jalin Terus Sinergi dan Kolaborasi Tangani Kebencanaan di Jawa Barat
- Bupati Buka Giat Orientasi P3K di Lingkungan Pemkab Cianjur Tahun 2024
Menurut Fauzy, berdasarkan laporan yang dia terima, petugas pemungutan suara yang meninggal saat melaksanakan tugas pemilu yang diberikan akta kematian diantaranya Beny Karyanto, Kecamatan Cibeber, Saripudin, Kecamatan Sukaluyu, Syarif Muhamad Syahrudin, Kecamatan Cipanas, dan Yusep Ismatulloh, Kecamatan Campaka.
"Kami ditugaskan untuk mengantar dan memberikan dokumen adminduk seperti akta kematian kartu keluarga dan KTP, sedangkan untuk santunan ada diranah KPU dan Bawaslu," katanya. (tim).











