- DLH Cianjur Pimpin Operasi Bersih Sungai Cisarua: Gotong Royong Pulihkan Aliran, Cegah Banjir
- Diskumdagin Cianjur Tegaskan Integritas: Langkah Nyata Perbaiki Pelayanan Publik
- Siapkan Tenaga Kerja Kompeten di Pasar Global, 1.280 Lulusan SMA, SMK, MA Jabar Diberi Pelatihan Ker
- DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember, Pimpinan Siap Mundur
- BAZNAS Cianjur Hadirkan Harapan Lewat Distribusi Air Bersih di Desa Sukamaju
- Buka Muktamar ke-35 NU, Presiden Prabowo: NU Institusi Bersejarah dan Berjasa Besar bagi Indonesia
- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
Bupati: Setiap Tahun Cianjur Kelebihan Beras, Tapi Aneh Harganya Mahal

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Herman Suherman.
Pinusnews.id - Mahalnya harga kebutuhan pokok terutama beras membuat Bupati Cianjur, Herman Suherman akan mengelola kebutuhan masyarakat melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Cianjur.
Selain itu, Pemkab Cianjur akan mengadakan pasar murah beras.
Menurut Herman, berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian Perkebunan Pangan dan Hortikultura (DPPPH) Kabupaten Cianjur bahwa setiap tahun Cianjur surplus beras. Namum anehnya harga beras tetap mahal.
Baca Lainnya :
- Jalin Terus Sinergi dan Kolaborasi Tangani Kebencanaan di Jawa Barat
- Bupati Buka Giat Orientasi P3K di Lingkungan Pemkab Cianjur Tahun 2024
- Masyarakat Diimbau Tak Khawatir, Bey Pastikan Stok Beras di Jabar Aman Terkendali
- Semangat Sembuh Setelah Dibantu Mensos Risma
- Diduga OTK Membakar Dua Mobil Timses Caleg DPR RI Jabar III di Cianjur
"Tapi kenyataannya kan harga mahal seperti ini. Pertanyaannya berasnya ke mana? Artinya harus jadi pengalaman ke depan. Sebelum beras itu dijual ke luar, tentunya kita harus menyiapkan dulu stok pangan masyarakat Cianjur," ujarnya kepada awak mendia, Selasa (20/2/2024).
Dengan harga beras yang saat ini tinggi, lanjut Herman pihaknya akan mengambil langkah solusi dengan mengedepankan BUMD. Pihaknya berharap kedepannya BUMD bisa mengendalikan harga kebutuhan pokok.
"Bagaimana solusinya, yang saya gemborkan BUMD. BUMD itu tujuan ke depan harus bisa mengendalikan harga. BUMD harus ada gudang, kebetulan kita punya gudang padi," kata Herman.
Herman menilai tingginya harga beras saat ini disebabkan oleh kemarau panjang yang waktu itu sedang musim tanam. Ketika sekarang ada yang tanam dan sebagian panen terjadi hujan bahkan banjir sehingga menyebabkan gagal panen lagi.
"Kemarin kita kemarau panjang, begitu kemarau panjang musim tanam, terus banjir, dan lain sebagainya. Sehingga gagal panen. Karena supply dengan demand yang tak seimbang harga naik. Sekarang kebutuhan banyak, stok sedikit, jadi naik," tutupnya. (dens).











