- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
- DPPKBP3A Cianjur Perkuat Kolaborasi untuk Generasi Bebas Stunting
- BAZNAS Cianjur Hadir di Rakornas 2026, Perkuat Zakat yang Produktif dan Berdampak
- Dinas PUTR Cianjur: Integritas Menjadi Kunci Pelayanan yang Bersih dan Terpercaya
Jalin Terus Sinergi dan Kolaborasi Tangani Kebencanaan di Jawa Barat

Keterangan Gambar : Penjabat Sekda Provinsi Jawa Barat Taufiq Budi Santoso, membuka Forum Perangkat Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jabar.
Pinusnews.id - Penjabat Sekda Provinsi Jawa Barat Taufiq Budi Santoso membuka Forum Perangkat Daerah Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jabar di Hotel Grand Sunshine, Kabupaten Bandung, Selasa (20/2/2024).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran perangkat daerah yang terdiri dari BPBD, dinas pemadam kebakaran, relawan, dan Satpol PP kabupaten/kota se-Jabar.
Forum digelar bertujuan untuk menyerap masukan dan pertimbangan dari pemangku kepentingan daerah dalam rangka penajaman target kinerja dan sasaran kegiatan dalam rancangan kinerja BPBD tahun 2025.
Baca Lainnya :
- Bupati Buka Giat Orientasi P3K di Lingkungan Pemkab Cianjur Tahun 2024
- Masyarakat Diimbau Tak Khawatir, Bey Pastikan Stok Beras di Jabar Aman Terkendali
- Semangat Sembuh Setelah Dibantu Mensos Risma
- Diduga OTK Membakar Dua Mobil Timses Caleg DPR RI Jabar III di Cianjur
- PTDI dan Bappenas Dorong Pengembangan Ekosistem Industri Kedirgantaraan di Bali
Pada kesempatan tersebut Taufiq mengingatkan kembali posisi Jawa Barat yang rentan kebencanaan.
"Kita ini provinsi di Indonesia yang jumlah kejadian bencananya cukup tinggi. Tahun 2023, jumlah kejadian di Jabar lebih dari 2.049 dan kalau kita rata-rata per bulan kurang lebih ada 170 kejadian bencana yang terjadi di seluruh kabupaten kota," ujar Taufiq dalam sambutan.
Melihat tingginya angka tersebut, Taufiq mengharapkan sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah terus terjalin, bergotong royong mengantisipasi dan menangani kebencanaan dan kebakaran di Jabar.
Ia juga mengingatkan perangkat daerah untuk lebih memahami mitigasi bencana dan menyusun kebijakan-kebijakan daerah yang lebih preventif guna mengurangi risiko.
"Apapun kebijakan itu harus mempertimbangkan dan sensitif terhadap kerawanan bencana. Jadi kalau kita memahami tentang mitigasi bencana, maka harus lebih preventif," ujar Taufiq.
"Dalam menyusun kebijakan-kebijakan supaya lebih tepat sasaran dengan memperhatikan aspek perencanaan, pengorganisasian pelaksanaan, dan pengendalian," imbuhnya.
Lebih lanjut Taufik menuturkan, sebagai bagian dari sinergi, ia meminta semua unsur masyarakat dilibatkan dan diberi edukasi serta literasi agar lebih peduli pada isu-isu kebencanaan sejak pendidikan usia dini.
"Edukasi dan literasi kepada masyarakat terkait dengan kebencanaan dan kebakaran itu juga penting dan sosialisasi jangan kita lelah untuk terus melakukannya," tuturnya.
Dalam kegiatan yang akan berlangsung dari 20-22 Februari 2024 ini selain membahas kebijakan preventif kebencanaan, Pemdaprov Jabar juga memperhatikan kualitas, tata kelola dan kompetensi SDM di lembaga terkait supaya terus ditingkatkan dan diperbaiki.
Pemda kabupaten/kota juga didorong memprioritaskan anggaran APBD bagi BPBD dan dinas pemadam kebakaran sebagai lembaga strategis pada 2025 untuk dapat memberikan layanan terbaik. (tim).











