- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Dinkes Kabupaten Cianjur Belum Bisa Memastikan Nyamuk Wolbachia Dilepas di Cianjur

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Yusman Faisal.
Pinusnews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur belum dapat memastikan apakah nyamuk Wolbachia dilepas di wilayah Cianjur.
Padahal, saat ini kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada enam bulan terakhir di 2024 menembus 910 kasus, 10 di antaranya hingga mengakibatkan kematian.
Disebutkan, Wolbachia sendiri merupakan sebuah bakteri yang memiliki kemampuan untuk menonaktifkan virus dengue dalam tubuh nyamuk Aedes aegypti.
Baca Lainnya :
- RSUD Sayang Cianjur Berpartisipasi dalam Opening Road Show Bus KPK 2024
- Sekda Herman Ajak Disnakertrans di Jabar Progresif Tekan Tingkat Pengangguran Terbuka
- KPK Kampanye Gerakan Anti Korupsi di Cianjur
- Gerakan UMKM Cianjur, Lampu Gentur Tembus Pasaran Internasional
- Berikan Kenyamanan Pada Masyarakat, Satlantas Polres Cianjur Amankan 30 Motor Berknalpot Brong
Terkait masalah di atas, Kepala Dinkes Cianjur Yusman Faisal, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu soal kepastian nyamuk wolbachia, bisa dilepaskan di Cianjur untuk menekan angka kasus DBD.
Melihat situasi saat ini, dimana tengah dilaksanakan uji coba di beberapa Kota/Kabupaten di Jawa Barat dan Provinsi lainnya.
“Setahu saya nyamuk wolbhacia itu baru sampling di beberapa kota/kabupaten di Jawa Barat salah satunya terdekat di Bandung, untuk Kabupaten Cianjur belum ada koordinasi dari Kementerian Kesehatan maupun Dinkes Provinsi Jabar,” kata Yusman, saat acara di Pemda Cianjur, pada Kamis (25/7/2024).
Yusman menambahkan, bilamana uji coba itu berhasil, maka penyebaran nyamuk wolbachia akan bersifat menyuluruh se- Indonesia.
“Jika dianggap berhasil signifikan mengatasi DBD kemungkinan akan secara nasional dikembangkan,” pungkasnya. (dens).











