- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
Cara Memotret Milkyway Hanya Dengan Smartphone Android!
Reporter: Deden Adrian

Keterangan Gambar : Ilustrasi foto milkyway di Masjid Al-Jabbar, Kota Bandung. Foto: Deden Adrian
pinusnews.id
Bandung – Teknologi kamera pada smartphone android semakin
berkembang pesat, terlebih adanya mode manual yang bisa dimanfaatkan untuk
memotret milkyway atau gugusan bintang-bintang yang indah saat malam hari.
Milkyway merupakan salah satu objek foto favorit para
fotografer, khususnya bagi fotografer landscape yang fokus mengabadikan
pemandangan alam. Keindahan milkyway biasanya akan terlihat jelas pada bulan
Juni atau lebih tepatnya pada saat musim kemarau tiba.
Memotret milkyway berbeda dengan sekedar mengabadikan
momen piknik bersama keluarga, alias mempunyai cara tersendiri agar gugusan
bintang-bintang terlihat jelas. Berikut cara memotret milkyway menggunakan
smartphone android:
Baca Lainnya :
- Mulai Detoks Pikiran Yuk!
- CHORD LAGU RUNTAH – DOEL SUMBANG
- Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, dan Kisah Perlawanannya
- 7 Fakta Menarik Tentang Angklung yang Jarang Orang Tahu
- Yuk Naik Bandros, dan Nikmatin Keseruannya
1. Menentukan Posisi Milkyway
Sebelum memotret, tentu kita harus tahu dulu posisi
milkyway berada. Sedikit sulit jika hanya mengandalkan mata telanjang untuk
melihatnya, maka dari itu kita membutuhkan aplikasi astronomi sebagai alat
bantu. Salah satu aplikasi astronomi tersebut yaitu Stellarium. Aplikasi ini
bisa kalian dapatkan gratis di stellarium.org.
2. Hindari Polusi Cahaya dan Awan
Cahaya dan awan menjadi musuh utama dalam memotret
milkyway. Usahakan carilah tempat paling minim cahaya, seperti di pegunungan
atau di ladang yang memang tidak ada lampu bahkan cahaya bulan disana. Cahaya
akan membuat bintang-bintang tersamarkan sehingga milkyway tidak akan terlihat
jelas, bahkan bisa tidak terlihat sama sekali jika banyak cahaya disekitarnya.
3. Gunakan Mode Manual pada Kamera Smartphone
Penggunaan mode manual dalam memotret milkyway merupakan
suatu hal yang wajib. Karena dalam prakteknya mengharuskan menangkap cahaya
dengan durasi yang cukup lama atau sering disebut dengan long exposure. Setting mode manual pada kamera smartphone kalian dengan
Shutter Speed pada angka 32 detik,
ISO paling kecil biasanya di 50-100 saja, kemudian Aperture di angka paling lebar atau di mode lanscape agar
menghindari blur. Terakhir, tidak lupa untuk mengatur format foto di RAW agar
memudahkan dalam proses editing nantinya.
4. Siapkan Tripod
Menggunakan mode manual dengan shutter speed 32 detik, rasanya tidak mungkin jika hanya digenggam
memakai tangan kosong, karena akan membuat hasilnya kurang maksimal alias blur.
Tripod digunakan agar hasil foto lebih stabil dan tidak goyang.
Itulah cara memotret milkyway hanya dengan smarphone
android. Cara tersebut bisa diterapkan pada semua smartphone android yang
mempunyai mode manual pada kameranya. Pastikan cuaca sedang cerah dan tidak
mendung, agar gugusan bintang-bintang terlihat jelas dan cantik. Selamat
Berkarya!
Editor: Arsila Fadwi











