- Panggilan Ketua Masjid Agung Cianjur: Jaga Persatuan Umat dari Ancaman Provokasi
- Hadiri Peringatan Hari Buruh, Presiden Prabowo Tegaskan Keberpihakan Negara pada Pekerja
- Cepi R Fadiana: Perkim Cianjur Dirikan Bangunan Hunian Layak: Rp1,8 Miliar untuk 63 Rumah Baru di 20
- Eri Rihandiar: Antisipasi Kemarau Panjang, Dinas PUTR Cianjur Benahi Irigasi dan Pola Tanam Adaptif
- Sinergi Pendidikan: STAI Al-Ittihad dan Pemerintah Cianjur Bangun Kolaborasi Strategis
- Bupati Cianjur Mutasi Pejabat Strategis Berbasis Kompetensi dan Transparansi
- Pemprov Jabar Terima Penghargaan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Terbaik
- Sekda Cianjur: Manfaatkan AI untuk Pelayanan Publik yang Lebih Baik
- Zakat BAZNAS Cianjur: Dari Pengumpulan Ramadhan hingga Kesejahteraan Warga yang Nyata
- Bupati Cianjur: Layanan NIB Gratis sebagai Katalisator Kemajuan Ekonomi Lokal
7 Fakta Menarik Tentang Angklung yang Jarang Orang Tahu
Reporter: Abdul Hayyi

Keterangan Gambar : Angklung merupakan warisan budaya asli Indonesia, lebih tepatnya berasal dari Jawa barat dan telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai Cagar budaya dunia pada 2010. /pixabay
pinusnews.id Bandung – Alat musik yang berasal dari Jawa Barat ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia pada 16 September 2010 oleh UNESCO. Tepat hari ini juga Google Doodle menampilkan angklung sebagai tampilan utamanya.
Sempat diklaim sebagai warisan budaya oleh Malaysia pada 2012, namun hal tersebut tidak mengubah fakta bahwa alat musik angklung ini berasal dari Indonesia. Tepatnya alat musik yang berasal dari Jawa Barat.
Angklung memiliki fakta-fakta yang menarik untuk diketahui, berikut 7 fakta menarik tentang angklung yang jarang orang ketahui.
Baca Lainnya :
- Yuk Naik Bandros, dan Nikmatin Keseruannya
- Sedunia Merayakan Hari Angklung, Google Tampilkan Doodle Khusus
- H. Asep Pedagang Pasar Induk : Gelar Pangan Murah Lebih Bagus di Wilayah Kecamatan
- Baru Diresmikan Bupati, Starbucks Disidak, Lalu Disegel Aparat
- Ribut di Turnamen Futsal, Guru SD Hajar Guru SMP
1. Alat untuk Pemujaan kepada Dewi Sri
Pada abad ke-12 sampai ke-16 angklung menjadi alat atau sarana dalam acara pemujaan kepada Nyai Sri Pocachi atau biasa juga dikenal oleh masyarakat sebagai Dewi Sri.
2. Cara memainkannya yang unik
Ada tiga cara untuk bermain angklung, hal itu menjadi ciri khas yang unik dan mudah untuk digunakan oleh banyak orang. Yang pertama itu dengan cara disentak, lalu digetarkan atau dalam bahasa sunda kurulung, dan digetarkan namun salah satu tabungnya ditahan atau tagkep.
3. Alat musik perang
Pada saat dulu melawan penjajah angklung dipakai untuk alat musik perang, karena dengan nada yang khas menjadi semangat tersendiri bagi pada pejuang. Terutama pejuang yang ada di Jawa Barat.
4. Simbol mata uang
Angklung pernah digunakan sebagai simbol mata uang koin, yaitu pecahan Rp1000 pada zamannya.
5. Pernah diklaim oleh Malaysia
Pada 2012 Malaysia mengklaim bahwa angklung merupakan warisan budaya mereka. Padahal sudah jelas dan ditetapkan oleh UNESCO bahwa angklung adalah warisan budaya Indonesia pada 2010.
6. Bahan yang digunakan khusus
Dalam pembuatan angklung, tidak sembarang bambu bisa digunakan untuk dijadikan angklung. Ada dua jenis bambu yang biasa digunakan untuk membuat angklung sampai saat ini, yaitu jenis bambu ater dan bambu hitam.
7. Musik khas Indonesia
Ya, angklung merupakan musik khas Indonesia khususnya berasal dari Jawa Barat atau alat musik khasnya orang sunda.
Editor: Abdul Hayyi











