- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
- KDM: Cegah Kebakaran Lahan dan Hutan, Gunung Ditutup Sementara untuk Pendakian
- Kekurangan Guru Cianjur: Saat Pendidikan Harus Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan
- DPMD Cianjur Soal Pilkades Digital: Dorong Demokrasi Desa yang Mudah dan Transparan
- DPRD Cianjur Perkuat Agenda Kerja untuk Dorong Kemajuan Masyarakat
- Bapenda Cianjur dan Strategi Pepeling: Permudah Pembayaran, Genjot Pendapatan
Bupati Wahyu: Koperasi Pilar Utama Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Cianjur

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian, Kepala Diskuperdagin Cianjur Dedi Supriadi, Kepala DPKAD Cianjur Dedi Sudrajat, saat audensi dengan pihak Dekopinda Cianjur, di Ruang Rapat Bupati Cianjur, Kamis, 23 April 2026.
Pinusnews.id - Pada Kamis, 23 April 2026, di Ruang Rapat Bupati Cianjur dilaksanakan audiensi penting antara Bupati Mohammad Wahyu Ferdian dengan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cianjur. Didampingi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskuperdagin) Dedi Supriadi serta Kepala DPKAD Cianjur Dedi Sudrajat.
Pertemuan ini menandai komitmen bersama untuk memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Di tengah tantangan ekonomi pasca-pandemi, audiensi semacam ini menjadi momentum strategis bagi Cianjur, kabupaten agraris yang bergantung pada sektor UMKM.
Audiensi difokuskan pada perkembangan koperasi di Cianjur, yang dipandang sebagai pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Koperasi bukan sekadar entitas bisnis, melainkan instrumen sosial-ekonomi yang mampu menjangkau pelosok desa, memberdayakan petani, pedagang kecil, dan pengusaha rumahan.
Baca Lainnya :
- Bupati Herman Suherman : Cianjur Harus Steril dari Covid-19
- Dipancing dengan Perempuan, Tertangkaplah Komplotan Pencuri Domba
- Sekolah Buka Pada Masa Pandemi Covid-19, Bisa Kena Sanksi Berat
- Ini Kata Kades Sukasari, Polemik Video Viral Pengakuan KPM Dana BLT DD
- Asep Irwan : BPKAD Cianjur Harus Transparan Mengelola Keuangan Daerah
Data diperoleh dari lapangan menunjukkan bahwa jumlah koperasi aktif di Cianjur mencapai ratusan, namun tantangannya adalah rendahnya tingkat profesionalisme dan penyerapan anggota, yang membuat dampaknya belum merata.
Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menekankan urgensi kolaborasi ini dalam sambutannya. "Koperasi adalah jembatan antara pemerintah dan masyarakat, tanpa sinergi yang erat dengan Dekopinda, upaya kami untuk membangun ekonomi inklusif akan terhambat," ujarnya.
Selain itu, Bupati Wahyu juga ingin melihat koperasi di wilayah Kabupaten Cianjur berkembang bukan hanya secara administratif, tapi benar-benar memberi nilai tambah bagi warga Cianjur, mulai dari akses modal hingga pemasaran produk lokal.
Dekopinda Cianjur, sebagai representasi koperasi daerah, memiliki peran krusial dalam eksekusi program ini. Namun, realitas menunjukkan bahwa kinerja Dekopinda masih perlu ditingkatkan agar manfaatnya dirasakan masyarakat luas.
Saat ini, banyak koperasi yang mandek karena kurangnya inovasi digital, pelatihan manajemen, dan monitoring berkala. Peningkatan kinerja berarti Dekopinda harus lebih proaktif dalam advokasi, fasilitasi dana, dan pembinaan, sehingga koperasi tak lagi sekadar formalitas tapi mesin penggerak ekonomi rakyat.
Melalui audiensi ini, diharapkan terbentuk kerangka kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dan Dekopinda. Langkah konkret seperti workshop bersama, alokasi anggaran khusus, dan platform digital untuk koperasi bisa menjadi wujud nyata. Hal ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi Cianjur, di mana sektor koperasi berkontribusi terhadap PDB lokal, sambil mengurangi ketimpangan antarwilayah.
Keberhasilan koperasi di Cianjur bergantung pada komitmen semua pihak untuk menjadikannya alat pemberdayaan sejati. Dengan kinerja Dekopinda Cianjur yang optimal dan dukungan pemerintah, masyarakat luas dari petani hingga pedagang akan merasakan manfaat langsung berupa pendapatan lebih baik dan kemandirian ekonomi. Audiensi ini hanyalah awal, langkah selanjutnya adalah aksi konkret demi Cianjur yang lebih sejahtera. (dens).











