Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

23 Apr 2026, 08:10:07 WIB Cianjur
Rembug Warga: Langkah Nyata Bupati Cianjur Hadirkan Pembangunan Berbasis Aspirasi Masyarakat

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian dalam acara Rembug Warga di Desa Karangwangi, Ciranjang, Rabu, 22 April 2026.


Pinusnews.id - Pada Rabu, 22 April 2026, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian hadir secara langsung dalam kegiatan rembug warga di Desa Karangwangi, Kecamatan Ciranjang. Kehadirannya dalam acara itu merupakan wujud dari komitmen pemimpin daerah untuk mendekatkan diri pada rakyat. Di tengah hiruk-pikuk isu pembangunan nasional, acara ini menjadi contoh bagaimana pemerintahan lokal bisa menjembatani jarak antara kebijakan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat pedesaan.

Melalui dialog terbuka, Bupati menyerap aspirasi warga secara langsung, menggali berbagai kebutuhan lapangan yang sering terabaikan dalam laporan formal. Pendekatan ini mencerminkan filosofi pembangunan partisipatif, di mana program pemerintah tidak lagi top-down, melainkan disesuaikan dengan realitas grassroots. Rembug warga seperti ini memperkuat ikatan antara pemerintah dan masyarakat, memastikan bahwa anggaran daerah benar-benar mengena pada prioritas lokal.


Baca Lainnya :

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bupati mengajak seluruh warga untuk bersatu menjaga dan mencintai Kabupaten Cianjur.

"Mari kita bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan dan mendukung program pembangunan daerah, karena Cianjur adalah rumah kita semua," ujar Mohammad Wahyu Ferdian, menekankan peran aktif masyarakat sebagai kunci keberhasilan. Pesan ini bukan hanya retorika, tapi panggilan untuk kolaborasi yang berkelanjutan.

Tak berhenti pada kata-kata, Bupati langsung menyerahkan bantuan konkret kepada warga yang membutuhkan. Beasiswa diberikan kepada anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, sementara bantuan khusus disalurkan untuk anak yatim dan lansia. Bentuk pemberian ini menunjukkan empati nyata terhadap kerentanan sosial, sekaligus mendorong pemerataan kesempatan di tengah disparitas ekonomi pedesaan.

Kegiatan rembug warga juga dimanfaatkan sebagai pusat layanan publik terintegrasi. Masyarakat diajak memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis, pengurusan administrasi kependudukan, pembuatan izin usaha, dan beragam layanan lainnya yang biasanya ribet dan jauh. Imbauan Bupati ini mempercepat aksesibilitas, mengurangi birokrasi, dan memberdayakan warga untuk mandiri dalam menghadapi tantangan sehari-hari.

Terakhir, Bupati menegaskan komitmen Pemkab Cianjur dalam perbaikan infrastruktur, terutama jalan rusak yang menghambat mobilitas.

"Kami akan memperbaiki setiap ruas jalan secara bertahap dan berkelanjutan, meski belum bisa serentak, demi mendukung aktivitas masyarakat," tambahnya. Langkah ini menjadi harapan baru bagi warga Karangwangi, membuka pintu bagi pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif. (dens).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment