- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Bulog Cianjur Jamin Ketersediaan Stok Beras Selama Ramadhan

Keterangan Gambar : Ketersediaan beras di Bulog Cianjur, Jawa Barat.
Pinusnews.id - Bulog Subdivre Cianjur menjamin stok beras menghadapi Ramadan dalam kondisi aman. Karena memiliki cadangan beras yang disimpan di gudang sebanyak 1.700 ton beras.
Hal tersebut diungkapkan Pimpinan Cabang Bulog Subdivre Cianjur, Renato Horison, bahwa stok beras relatif aman, bisa mencukupi kebutuhan hingga bulan Ramadhan. Total, stok yang tersedia di gudang kemungkinan bisa mencapai kisaran 3.200 ton.
"Untuk saat ini kita memili beras yang disimpan di gudang hampir 1.700 ton. Bahkan dalam waktu dekat direncanakan ada lagi penambahan sekitar 1.500 ton. Jadi total stok yang tersedia sebanyak 3.200 ton. Stoknya sudah mencukupi untuk kebutuhan selama Ramadan," tuturnya, Rabu (28/2/2024).
Baca Lainnya :
- Pj. Sekda Kagum dengan Inovasi Pelajar di Jabar Mulai dari solar panel sampai penguat sinyal
- Kemensos Terima Kunjungan Kerja Lapangan Mahasiswa UIN Salatiga
- Polres Cianjur Ungkap Pembakar Dua Mobil Timses Caleg DPR RI, Ada Kades Aktif
- Arya Nama Bayi Tapir Koleksi Bandung Zoo Pemberian Kepala BPSDA Jabar
- Dukungan Kemensos Sangat Berarti untuk Pengidap Cerebral Palsy
Renato menambahkan akhir-akhir ini harga beras di pasaran melonjak signifikan. Bulog sebagai instansi pengelolaan persediaan, distribusi, dan pengendalian harga beras, mengambil beberapa langkah.
"Untuk pengendalian dan stabilitasi harga, kami menyalurkan bantuan pangan. Untuk alokasi Januari sudah tersalurkan 100%, sedangkan untuk alokasi Februari, ini masih berprogres," ujarnya.
Di Kabupaten Cianjur sendiri, jumlah penerima bantuan beras terdata sebanyak 277.790 keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan itu diharapkan bisa menurunkan tingkat permintaan beras sehingga harga diharapkan ikut turun.
"Dengan menurunnya permintaan, maka akan berdampak harga juga ikut turun," katanya.
Upaya lainnya yakni pengadaan beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP). Beras kualitas medium itu disalurkan kepada para pedagang maupun langsung kepada masyarakat yang dijual dengan harga relatif lebih murah.
"Biasanya kalau langsung ke masyarakat, kita bekerja sama dengan pemerintah daerah. Misalnya saat ada gelar pangan murah atau operasi, kita menjadi penyedia beras SPHP," ujarnya.
Renato memperkirakan pasokan beras akan kembali normal memasuki Maret. Pasalnya, pada waktu itu diperkirakan memasuki masa panen padi.
"Kalau panen sudah normal, Insya Allah harga pun bisa kembali ke semula," pungkasnya. (tim).











