- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Polres Cianjur Ungkap Pembakar Dua Mobil Timses Caleg DPR RI, Ada Kades Aktif

Keterangan Gambar : Para pelaku pembakaran mobil yang dihadirkan saat konferensi pers di Mapolres Cianjur.
Pinusnews.id - Tiga orang terduga pelaku pembakaran sebuah mobil milik calon legislatif DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, berhasil ditangkap polisi. Ironis salah satu seorang pelaku merupakan Kepala Desa di Kecamatan Cikalong Kulon.
Ketiga pelaku yaitu S (32) yang juga Kepala Desa, AM dan A ditangkap oleh tim gabungan Polda Jawa Barat dan Polres Cianjur di dua tempat berbeda di Kabupaten Cianjur sepekan setelah kejadian, Minggu (25/2/2024) dini hari.
Kapolres Cianjur, AKBP Aszhari Kurniawan, mengatakan, yang sudah ditangkap baru tiga orang pelaku. Namun tidak menutup kemungkinan setelah dilakukan pengembangan ada tersangka baru.
Baca Lainnya :
- Arya Nama Bayi Tapir Koleksi Bandung Zoo Pemberian Kepala BPSDA Jabar
- Dukungan Kemensos Sangat Berarti untuk Pengidap Cerebral Palsy
- Ribuan Siswa SD di Sindangbarang Cianjur Ikuti Ajang Talenta
- Petani Kopi Wanoja Jabar Ekspor 7 Ton Kopi Arabika ke Arab Saudi
- Pengumuman Hasil Seleksi PPIH Arab Saudi 1445 H Diundur
"Kami masih terus melakukan pengembangan, tidak berhenti hanya disini setelah tiga pelaku ditangkap. Tapi masih banyak kemungkinannya untuk mencari pihak lainnya yang terlibat serta menggali motif kejadian tersebut," ujar Aszhari saat menggelar konferensi pers di Makopolres Cianjur, Selasa (27/2/2024).
Dari hasil pemeriksaan sementara lanjut Aszhari, untuk saat ini motifnya sakit hati. S yang juga Kades di Kecamatan Ciaklong Kulon, pada Pemilu sebelumya tahun 2019 merupakan tim sukses Caleg Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz. Namun karena ada perselisihan pada Pemilu 2024 tidak jadi lagi dijadikan tim sukses.
"Menurut pengakuan si S kepada penyidik karena sakit hati kepada Neng Eem tidak diajak lagi menjadi tim suksesnya. S kemudian mengajak dua temannya untuk melakukan pembakaran salinan C1 yang ada di mobil tim sukses Neng Eem yang sedang diparkir di posko tim kemenangan," ungkap Aszhari.
Dari tangan ketiga tersangka Polisi berhasil mengamankan barang bukti satu mobil Toyota Alphard warna putih yang dipakai ketiga pelaku saat melakukan pembakaran dan empat unit handphone.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, posko pemenangan Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dapil Jawa Barat III dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Neng Eem di Kampung Cibadak, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur dilempar bom molotov oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), Sabtu (17/2/2024).
Akibat kejadian tersebut dua unit mobil milik timses Caleg tersebut terbakar. Satu mobil jenis Toyota Raize hangus terbakar, dan satu mobil Lexus berwarna hitam terbakar di bagian belakang.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dikenakan pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 12 tahun penjara. (tim).











