- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Berikut Sejarah Singkat Hari Pelajar Internasional yang diperingati pada 17 November
Reporter: Arsila Fadwi

Keterangan Gambar : Sejarah Singkat Hari Pelajar Internasional yang diperingati pada 17 November/ Sumber: pixelbay
pinusnews.id
Bandung- Hari Pelajar Internasional diperingati setiap tanggal 17
November untuk mengenang sejarah kelam para pelajar di Praha, Ceko.
Pada tahun 1939 tentara Nazi menangkap dan mengeksekusi
sembilan pengunjuk rasa serta mengirim lebih dari 1.200 pelajar ke kamp
konsentrasi.
Seperti peringatan hari-hari lainnya, Hari Pelajar
Internasional juga memiliki sejarah pada saat itu.
Baca Lainnya :
- Preview Grup E Piala Dunia: Bertemunya 2 Mantan Juara
- Profil Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
- Cara Memotret Milkyway Hanya Dengan Smartphone Android!
- Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, dan Kisah Perlawanannya
- 7 Fakta Menarik Tentang Angklung yang Jarang Orang Tahu
Sejarah
Hari Pelajar Internasional
Tahun 1939 terjadi peristiwa pemberontakan pelajar di Praha.
Hal tersebut terjadi karena buntut latar belakang kediktatoran Adolf Hilter.
Pada 28 Oktober 1939, pelajar Universitas Charles di Praha
mengadakan aksi unjuk rasa peringatan 21 tahun kemerdekaan Republik
Cekoslowakia. Aksi unjuk rasa tersebut ditekan keras oleh pasukan penghuni Nazi
yang mengakibatkan 15 pelajar terluka parah dan salah satu dari mereka tewas
dua minggu kemudian karena luka peluru.
Sehari sebelum melakukan prosesi pemakaman korban tewas,
tepatnya pada 15 November 1939, seluruh pelajar yang ikut berduka meminta izin
melalui pusat kota Praha. Hal tersebut menarik perhatian ribuan pelajar dan
berubah menjadi aksi melawan pasukan nazi yang masih dilawan secara brutal dan
sadis.
Dilansir dari detik.com, sejarawan menduga bahwa pemerintah
membiarkan prosesi tersebut karena mereka ingin menutup seluruh universitas di
Ceko agar hal tersebut dapat melemahkan pelajar aktivis akademik yang
memberontak.
Tidak hanya menutup universitas, 1.200 pelajar yang dikirim
ke kamp konsentrasi sedikitnya 20 orang tidak selamat dari pemenjaraan.
Sampai akhir perang universitas tetap ditutup, kecuali
Universitas Jerman di Praha.
Pada tahun 1941, yakni dua tahun setelah peristiwa tersebut,
diselenggarakan Dewan Pelajar Internasional di London, Inggris.
Dalam kesempatan ini ditetapkanlah bahwa tanggal 17 November
diperingati sebagai Hari Pelajar Internasional. Tanggal ini ditetapkan karena
merupakan tanggal eksekusi para pelajar, dan untuk memperingati peristiwa
tragis tersebut.
Peringatan ini kemudian dilihat pada tahun-tahun berikutnya
setelah Perang Dunia II dan mendapat perhatian dari Internasional Union of Students dan berbagai
organisasi lainnya.
Republik Ceko dan Slovakia sendiri secara resmi menjadikan
Hari Pelajar Internasional 17 November sebagai hari libur nasional.
Itulah sejarah singkat mengenai Hari Pelajar Internasional
yang hingga kini diperingati setiap 17 November. Hari ini diperingati sebagai
bentuk kesadaran akan hak dan kebutuhan bagi setiap pelajar untuk mencapai
pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas pelajar serta masyarakat dalam
skala pendidikan yang lebih luas.
Editor: Arsila Fadwi











