- Bidang SMP Disdikpora Cianjur Gerak Cepat Antisipasi Kekurangan Guru Menjelang 2026–2027
- Disbudpar Cianjur: Strategi Promosi dan Revitalisasi untuk Menutup Kesenjangan Retribusi
- Gerakan Pramuka Diharapkan Mampu Ciptakan Indonesia Emas 2045
- Disdikpora Cianjur Setarakan Peluang Sekolah Swasta dalam SPMB 2026
- Disperkim Cianjur Tegakkan Ketertiban Lingkungan lewat Penataan dan Pelayanan
- Kepala Sekolah Diminta Wujudkan Perubahan Nyata Usai Pelatihan BCKS
- Kemenangan untuk Sesama: BAZNAS Cianjur Salurkan Donasi Karnaval untuk Korban Gempa NTT
- Pelantikan 19 Pejabat di Cianjur: Percepat Pelayanan dan Hadirkan Program Nyata
- Sekda Herman : Mendongeng Jadi Ruang Ciptakan Generasi Unggul
- Campakamulya Tampil Memukau di Karnaval Cianjur Fest: Mapag Panen Pare Hideung
Tidak Ada Bantuan Dana, Bangunan SDN Ciawitali Agrabinta Cianjur Ambruk

Keterangan Gambar : Bangunan SDN Ciawitali yang ambruk di wilayah Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan.
Pinusnews.id - Karena dimakan usia, tiga bangunan yang berada di SDN Ciawitali Kampung Cilampahan, Desa Bojongkaso, Kecamatan Agrabinta, Cianjur, satu diantaranya ambruk.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SDN Ciawitali Agrabinta Eryat Eryana mengatakan, bangunan sekolah yang biasa dipakai ada tiga ruangan. Diantaranya satu ruangan kantor dan dua ruangan untuk belajar mengajar.
"Satu bangunannya telah ambruknya sebelum terjadinya gempa baru-baru ini," katanya, Rabu (1/5/2024).
Baca Lainnya :
- Kadis Perkim Dampingi Bupati Resmikan Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur
- Bencana Banjir di Jawa Barat Akibatkan Kerusakan Struktural Infrastruktur Publik
- Bupati Resmikan Pembangunan SDN Ibu Jenab I Cianjur, Telan Biaya 9 Miliar
- Korban Pergerakan Tanah Masih Ngungsi, Tidak Jelas Kapan Bisa Kembali ke Rumah
- PDAM Tirta Mukti Cianjur Akan Bangun Danau Seluas 20 Hektar di Gekbrong, untuk Apa?
Dikatakannya, SDN Ciawitali tersebut merupakan SDN yang berada di daerah terpencil yang berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi, dengan jumlah 30 orang siswa untuk melakukan kegiatan belajar mengajar disekolah tersebut.
Dari satu bangunan yang telah ambruk tersebut lanjut dia, dua ruangannya yakni ruang siswa untuk belajar dan satunya lagi ruangan kantor, namun keduanya tidak dapat digunakan karena kondisinya cukup membahayakan bagi siswa.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, terpaksa 30 siswa kami, kami tempatkan disalah satu Madrasyah di Kampung Ciroyom yang jaraknya sekitar 2 km dari lokasi SDN Ciawitali, dengan kondisi jalan yang cukup terjal," ujarnya.
Ditambahkan, sebelumnya bangunan SDN Ciawitali berjumlah enam ruangan, satu ruangan kantor dan lima ruangan belajar. Namun tiga ruangan belajar terlebih dahulu ambruk sekitar lima tahun yang lalu, sehingga tersisa tiga ruangan.
"Dengan kejadian ini Kordik sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur. Masyarakat berharap pemerintah agar segera membangun kembali SDN Ciawitali, dikarenakan untuk ke sekolah lainnya jaraknya sekitar 4 hingga lima kilo meter dan harus melalui hutan belantara," jelasnya. (tim).











