- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Tahun Ini, 15.293 KK Terdampak Penutupan Tambang Parungpanjang Bakal Terima Bantuan Sosial

Keterangan Gambar : Foto istimewa.
Pinusnews.id - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan bantuan sosial tidak direncanakan kepada 2.938 kepala keluarga yang terdampak penutupan sementara tambang dan angkutan material di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg dan Rumpin di Kabupaten Bogor. Setiap kepala keluarga mendapatkan bantuan sosial Rp3 juta.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah menutup sementara aktivitas tambang di Parungpanjang. Kebijakan itu dituangkan dalam surat bernomor 7920/ES.09/PEREK tertanggal 25 September 2025.
Penutupan sementara aktivitas tambang Parungpanjang dilakukan karena dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dan mengancam keselamatan masyarakat.
Baca Lainnya :
- Pelaku UMKM PT. Bukit Naga Mas, Santuni Puluhan Anak Yatim di Cianjur
- Oknum Berinisial S, Pegawai Satpol PP Cianjur Diduga Lakukan Penipuan
- Personil Kodim 0608/Cianjur, Dukung Pelaksanaan Vaksin Covid-19
- Video Conference Koordinasi Daerah Soal Pembelajaran Tatap Muka
- Anggota Dewan Cianjur : Usut Tuntas Oknum Pemungut Dana Covid-19 di Desa Sukasari, Kadupandak
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi mengatakan, penyaluran bantuan sosial kepada 2.938 kepala keluarga telah dilakukan pada Desember 2025 dan dibagi dalam dua tahap. Pada tahap I, bantuan sosial diberikan kepada 928 kepala keluarga di lima desa Kecamatan Parungpanjang, yaitu Desa Cibunar, Desa Lumpang, Desa Gorowong, Desa Dago dan Desa Jagabaya.
Sementara, pada tahap II, sebanyak 2.010 kepala keluarga yang menerima bantuan sosial berada di empat desa Kecamatan Cigudeg, yaitu Desa Bunar, Cintamanik, Mekarjaya, Tegallega dan empat desa di Kecamatan Rumpin, yakni Desa Rumpin, Desa Sukasari, Desa Sukamulya dan Desa Mekarsari.
Selanjutnya, penyaluran bantuan sosial tahap III dan IV akan dilaksanakan pada 2026 untuk 15.293 kepala keluarga.
"Masyarakat yang belum mendapat bantuan pada 2025 dipastikan akan menerima pada tahun 2026," kata Ade, Rabu (14/1/2026).
Rinciannya, pada tahap III, bantuan bakal diberikan kepada 6.216 kepala keluarga di Kecamatan Cigudeg dan Rumpin.
Kemudian, sebanyak 9.077 kepala keluarga di Kecamatan Parungpanjang, Cigudeg dan Rumpin akan menerima bantuan sosial pada tahap IV. (tim dens).











