- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Sinergi Lintas Sektor: Persiapan Operasi Ketupat Cianjur Menuju Lebaran 1447 H yang Aman

Keterangan Gambar : Rapat Koordinasi Lintas Sektor secara daring dari Aula Vicon Polres Cianjur.
Pinusnews.id - Pada Senin, 2 Maret 2026, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian bersama Kapolres Cianjur menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek) secara daring dari Aula Vicon Polres Cianjur. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan menjadi momen krusial bagi seluruh Indonesia dalam memulai persiapan operasi kemanusiaan pengamanan Idul Fitri 1447 H. Acara ini tidak hanya melibatkan pejabat tinggi Polri, tapi juga para menteri Kabinet Merah Putih, kepala badan, direktur utama BUMN, Wakapolri, Kapolda, Kapolres, Forkopimda, hingga kepala dinas di seluruh negeri.
Rakor Linsek ini menandai awal Operasi Ketupat 2026 secara nasional, dengan penekanan pada sinergi antarlembaga untuk menjaga keamanan mudik Lebaran. Jalur Puncak Bogor-Cianjur disebut sebagai salah satu prioritas utama oleh Kapolri, mengingat potensi lonjakan pemudik yang melintas. Koordinasi ini dirancang untuk mengantisipasi tantangan seperti kemacetan, kejahatan jalanan, dan kelelahan pengendara, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam mengamankan berbagai objek vital. Rumah ibadah, jalur mudik, objek wisata, terminal, pelabuhan, hingga rest area menjadi fokus utama. Arahan ini bertujuan memastikan tidak ada celah keamanan yang bisa mengganggu euforia menyambut Idul Fitri, di mana jutaan keluarga bersatu setelah bulan puasa panjang.
Baca Lainnya :
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
- Satpol PP Cianjur Gelar Operasi Yustisi
- BPNT di Desa Sukamulya, Dikelola BUMDes Secara Mandiri
- 8 Kades Ontrog Kantor Camat Warungkondang, Ada Apa?
Di tingkat lokal, Kabupaten Cianjur merespons dengan persiapan pos-pos pengamanan dan pelayanan khusus bagi pemudik. Wilayah yang strategis ini, dengan jalur mudik ikoniknya, akan dilengkapi fasilitas seperti pos kesehatan, pengisian BBM darurat, dan patroli intensif. Langkah ini diharapkan mengurangi risiko kecelakaan dan meningkatkan kenyamanan perjalanan.
Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan komitmennya dalam sambutan daring. "Kami mengajak seluruh instansi, TNI-Polri, dan elemen masyarakat Cianjur untuk berkolaborasi erat. Bersama, kita pastikan Operasi Ketupat berjalan mulus, kamtibmas aman stabil, arus mudik lancar, sehingga warga bisa merayakan Lebaran dengan hati tenang," ujarnya penuh semangat.
Kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong nasional, di mana pemerintah daerah seperti Cianjur berperan sebagai garda terdepan. Bupati dan Kapolres secara khusus menggelorakan partisipasi masyarakat, mulai dari relawan linmas hingga pelaku usaha lokal, untuk mendukung operasi tersebut.
Melalui Rakor Linsek, Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama unsur pengamanan berkomitmen penuh memberikan rasa aman bagi pemudik. Inisiatif ini tidak hanya soal pengamanan fisik, tapi juga membangun kepercayaan publik menjelang Idul Fitri 1447 H, memastikan Lebaran tahun ini menjadi pengalaman berkesan yang penuh kedamaian. (dens).











