- Imbauan Satpolairud Cianjur: Nelayan Diminta Utamakan Keselamatan saat Gelombang Tinggi
- Memperkuat Kebersamaan dan Kesejahteraan: BAZNAS Cianjur Berperan Aktif di Hari Jadi ke-349
- Rahayat Raksa Raharja: Semangat Gotong Royong Warnai Hari Jadi Cianjur ke-349
- Hadiah Hari Jadi Cianjur ke-349: Jalan Baru Cikadu dari Pemerintah Provinsi Jadi Wujud Perhatian KDM
- PUTR Cianjur: Bersama Membangun Cianjur Era Baru di Milangkala ke-349
- BAZNAS Cianjur Tetap Hadir untuk Umat: Fokus Layanan Kesehatan dan Bantuan Perjalanan Saat Masa Tran
- Warga Cianjur Gugat Keterbukaan Putusan Etik DPRD soal Dugaan Penyelewengan Dana Reses
- BAZNAS Cianjur Renovasi Rumah, Hadirkan Harapan Baru untuk Keluarga Ibu Siti
- Optimalkan BOSP Kinerja 2026: 124 SD di Cianjur Diberi Sosialisasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
- DPRD Cianjur dan Kejaksaan Tandatangani Kesepakatan: Perkuat Kepastian Hukum Tata Kelola Daerah
Seminar Internasional Mengenang KHR Muhamad Nuh Bin Idris
Antusiasme Masyarakat Cianjur Menggema di Kampus STAI Al-Azhary

Keterangan Gambar : Foto bersama Ketua Al-Azhary bersama Nara sumber dan Istri Bupati Cianjur dr. Najmah Nur Islami
Pinusnews.id - Cianjur, 27 September 2025 – Kampus STAI Al-Azhary Cianjur menjadi pusat perhatian masyarakat dan akademisi dengan terselenggaranya Seminar Internasional bertajuk “KHR Muhammad Nuh bin Idris: The Founder of Madrasah Al-I’anah Cianjur (Geneology and Roles Model Integrated on Ulama, Scientific, Shufisme & Islam Politic Movement in Indonesia 1912–1966)”.
Acara yang dilaksanakan secara hybrid ini dihadiri lebih dari 200 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari akademisi, mahasiswa, tokoh masyarakat, ulama, hingga perwakilan pemerintah daerah. Kehadiran para stakeholder tersebut mencerminkan antusiasme sekaligus kebanggaan masyarakat Cianjur terhadap sosok KHR Muhamad Nuh bin Idris, ulama karismatik sekaligus pendiri Madrasah Al-I’anah yang hingga kini tetap berdiri kokoh melalui berbagai lembaga pendidikan mulai dari majelis taklim, SMP, SMA, SMK, hingga STAI Al-Azhary Cianjur.
Dalam pidato kuncinya, Ketua STAI Al-Azhary, Dr. Dadang Zaenal Muttaqin, M.Pd., menegaskan bahwa ruh perjuangan KHR Muhamad Nuh bin Idris masih hidup dan relevan hingga saat ini.
Baca Lainnya :
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
- Giat Natur 2021, Polsek Warungkondang Dirikan Tiga Pos Pengamanan
“Ruh perjuangan KHR Muhamad Nuh bin Idris masih hidup di Kampus STAI Al-Azhary, yang tercermin dalam visinya: Kompetitif, Unggul, dan Santun. Nilai santun inilah yang kemudian menjadi tagline kampus, yaitu Kampus Berakhlak,” ujarnya di hadapan peserta seminar.
Kehadiran dr. Najmah Nur Islami, istri Bupati Cianjur, dalam kapasitasnya sebagai Bunda Literasi, semakin menambah semarak acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga atas kiprah besar KHR Muhamad Nuh bin Idris dan menekankan pentingnya menjadikan sosok beliau sebagai inspirasi, khususnya bagi generasi muda.
“KHR Muhamad Nuh bukan hanya tokoh ulama Cianjur, tetapi teladan bangsa. Generasi Z harus meneladani semangat beliau dalam keilmuan, akhlak, dan perjuangan agar mampu menjadi generasi berdaya saing sekaligus berakhlak mulia,” ungkapnya.
Rangkaian acara menghadirkan sejumlah narasumber nasional maupun internasional, antara lain Dr. Moeflich Hasbullah, M.A. (UIN Sunan Gunung Djati Bandung), Dr. Makmur Harun, M.Let. (Universitas Utara Malaysia), Dr. Euis Latipah (STAI Al-Azhary), Dr. Wati Irnawati (STAI Al-Azhary) dan Dr. Maspuroh ( STAI Al-Azhary). Selain itu, turut dipresentasikan buku berjudul “KHR Muhamad Nuh Bin Idris” karya Nunu A. Hamijaya, yang mengupas sisi ulama, muqaddam tarekat, hingga kiprah politik beliau.
Suasana seminar berlangsung khidmat sekaligus penuh semangat. Para peserta menyimak dengan antusias, bahkan banyak di antara mereka yang menyatakan rasa bangga karena Cianjur memiliki sosok ulama besar yang mampu menjadi teladan lintas zaman.
Dengan terselenggaranya seminar ini, STAI Al-Azhary Cianjur menegaskan komitmennya sebagai kampus yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga menjaga warisan keilmuan dan perjuangan ulama terdahulu sebagai inspirasi bagi generasi mendatang. (Fadwi)











