- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
- Guru Jadi Benteng Utama: Disdikpora Cianjur Perkuat Sekolah Aman dari Kekerasan
- DPPKBP3A Cianjur Hadir di Sekolah, Bangun Generasi Sadar Kependudukan Sejak Dini
- Rekonsiliasi Pajak Daerah: Upaya untuk Menjaga Kepercayaan Publik di Cianjur
- Diskumdagin Cianjur Perkuat UMKM: Dari Legalitas hingga Pasar Digital
- DPMPTSP Cianjur Dorong Investasi Kesehatan demi Pertumbuhan Ekomomi Daerah
- TP PKK Cianjur Perkuat Pembinaan Kecamatan untuk Keluarga Berdaya dan Sejahtera
- Kabid SMP Disdikpora Cianjur Apresiasi Edukasi Hukum Pelajar Lewat Jaksa Masuk Sekolah
- Tugu Kujang Cianjur: Ketika Pusaka Sunda Tertidur di Tengah Jalan
Bupati Cianjur: 4 Poin untuk Memperkuat Pelaksanaan Program MBG

Keterangan Gambar : Bupati Cianjur dan Forkopimda, saat memberikan penjelasan soal penanganan Program MBG, berlangsung di Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur, 27 September 2025
Pinusnews.id - Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, memimpin langsung Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini berlangsung di Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur, pada Sabtu 27 September 2025.
Rapat dihadiri jajaran Forkopimda Cianjur; Pj. Sekretaris Daerah, Ahmad Rifa’i Azhari; para asisten daerah; pimpinan perangkat daerah; camat se-Kabupaten Cianjur; Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Sirojudin; Kepala SPPG se-Kabupaten Cianjur; serta pimpinan mitra dapur, yayasan, dan pemilik dapur MBG.
Dalam arahannya, Bupati menekankan empat poin penting untuk memperkuat pelaksanaan program MBG.
Baca Lainnya :
- Satpol PP Cianjur Sambut Tahun Baru dengan Operasi Miras
- Awas Copet di Angkot Cianjur Makin Menggila
- Giat Operasi Yustisi di Kawasan Wisata Cibodas, Cianjur
- Cianjur Tingkatkan Disiplin Prokes
- Giat Natur 2021, Polsek Warungkondang Dirikan Tiga Pos Pengamanan
Pertama, meningkatkan koordinasi dan komunikasi, baik di internal maupun eksternal, termasuk dengan para mitra penyelenggara. SPPI diberi kewenangan memastikan seluruh proses sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).
Kedua, percepatan pemenuhan sertifikasi sebelum batas waktu Oktober 2025. Hal ini sekaligus menegakkan akuntabilitas penyelenggaraan MBG.
“Jika ada bahan yang tidak segar harus ditolak. Jika ada proses yang tidak sesuai harus segera diperbaiki. Akuntabilitas harus benar-benar dijaga agar masyarakat percaya,” tegas Bupati.
Ketiga, memperketat pelaksanaan SOP dan pengawasan. Bupati menegaskan SOP bukan dibuat untuk merepotkan, melainkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Keempat, Pemkab Cianjur bersama Forkopimda dan elemen masyarakat akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG. Satgas ini berfungsi mengawasi dan mengendalikan jalannya program agar dapat berjalan sesuai tujuan dan harapan bersama.
"Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu upaya Pemkab Cianjur dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak," ungkap Bupati Wahyu.
Dengan penguatan koordinasi, akuntabilitas, dan pengawasan, program ini diharapkan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat Cianjur. (dens).











