- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif di Cianjur Gelar Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim

Keterangan Gambar : Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI) Kabupaten Cianjur, saat menggelar buka bersama dan menyantuni anak yatim juga memberikan takjil kepada warga sekitar.
Pinusnews.id - Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusif (SPPI) Kabupaten Cianjur, kembali menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim, serta pembagian takjil kepada masyarakat sekitar. Kegiatan yang telah berjalan selama lima tahun berturut-turut ini diselenggarakan di SDN Bojongherang, Kabupaten Cianjur, dengan mengusung tema “Merajut Kasih di Bulan Suci, dari Kita untuk Sesama.”
Kepala SDN Bojongherang Bapak Wildan Efendi, S.Pd.I., M.M. selaku tuan rumah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan komitmen sekolah untuk terus meningkatkan pelayanan pendidikan, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).
"Pendidikan inklusif merupakan upaya nyata untuk memastikan setiap anak memperoleh hak yang sama dalam mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan bermakna," ujar Wildan Efendi.
Baca Lainnya :
- Soal Data KPM, Komisi D Siap Panggil TKSK dan Camat Warungkondang
- Kapolsek Sukaluyu : Pencarian Aji Korban Tenggelam Akan Terjunkan Tim SAR Bandung
- Belum Ditemukan, Aji Prasetyo Tenggelam di Leuwi Lengsir, Sukaluyu
- Politisi Partai Nasdem, Rela Sisihkan Gaji Untuk Jompo dan Anak Yatim
- Dodit Ardian Penjabat Sekda Cianjur Gantikan Cecep Alamsyah
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ibu Hj. Susilawati, S.H., M.K.P., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi PDI Perjuangan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan sebagai legislator dalam memperjuangkan pendidikan inklusif dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Kabupaten Cianjur.
Perjuangan itu diantaranya melalui lahirnya Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah tentang Pendidikan Inklusif serta Peraturan Bupati mengenai pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.
Namun demikian, ia juga mengakui bahwa implementasi kebijakan tersebut masih perlu penguatan agar dapat berjalan secara lebih konsisten di lapangan. Ia menekankan pentingnya pelatihan bagi guru-guru yang menangani anak berkebutuhan khusus, sehingga kualitas layanan pendidikan inklusif dapat terus meningkat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ibu Hj. Evi Damayanti, Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Cianjur, yang dikenal memiliki kepedulian besar terhadap isu pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas.
Sementara itu, Ibu Heni Handayani selaku panitia sekaligus penggiat pendidikan inklusif di Kabupaten Cianjur, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia juga berharap ke depan pemerintah dapat memberikan perhatian yang lebih besar terhadap pelaksanaan layanan pendidikan inklusif di Kabupaten Cianjur agar semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak anak.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan SLB Bina Asih, Torik Imanurdin, M.Pd., turut hadir dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai kepedulian sosial tersebut. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pendidikan inklusif dan pemenuhan hak-hak anak berkebutuhan khusus.
Melalui kegiatan ini, SPPI Kabupaten Cianjur berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial terus tumbuh, sehingga pendidikan yang ramah dan inklusif bagi semua anak dapat semakin terwujud di Kabupaten Cianjur. (Torik Imanurdin).











