- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Sekda Cianjur Luncurkan Bantuan Sosial untuk Keluarga Berisiko Stunting Tahun 2025

Keterangan Gambar : Sekda Cianjur Luncurkan Bantuan Sosial untuk Keluarga Berisiko Stunting Tahun 2025
Pinusnews.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur secara resmi meluncurkan program penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) bagi Keluarga Berisiko Stunting (KRS) Tahun 2025. Acara berlangsung di Taman Pancaniti pada Jumat, 5 Desember 2025.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari; Kepala Dinas Sosial, Tedy Artiawan; Kepala Dinas Kesehatan dr. I Made Setiawan; Kepala BPPKBPP Yanti Nurdiyati; Kepala Bappeda Henry Ferdian Martin; serta pejabat dan tamu undangan lainnya.
Secara simbolis, bantuan diberikan kepada 479 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berasal dari Kecamatan Cianjur, Cilaku, Cugenang, dan Pacet. Penyaluran dana dilakukan melalui rekening Bank BJB untuk mempermudah distribusi.
Baca Lainnya :
- Meski Dananya Minim, Berani Rombak Kantor, Hasilnya..Wow Keren!
- Duh Kasihan, Pohon Tumbang Hancurkan Rumah Milik IdaÂ
- Polres Cianjur Tangkap Tukang Obat Cabuli Anak
- PT. Bukit Naga Mas Punya Pasukan Pembuat Mesin untuk Kemajuan UMKM di Cianjur
- Cegah Kerumunan Massa, Dandim, Kapolres dan Ketua DPRD Cianjur Patroli Malam Pergantian Tahun
Kepala Dinas Sosial Cianjur, Tedy Artiawan, menjelaskan bahwa penanganan stunting melibatkan kerja sama lintas dinas dan lembaga. Dinas Sosial berperan karena target utama program ini adalah keluarga rentan, termasuk pasangan usia subur, ibu hamil, dan keluarga dengan balita yang terdata dalam Desil 1–5 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Ia menegaskan bahwa stunting merupakan masalah kualitas sumber daya manusia dengan dampak jangka panjang, seperti pertumbuhan terhambat, keterbatasan kecerdasan, dan menurunnya produktivitas.
“Melalui program ini, Dinas Sosial berharap dapat mendukung upaya Pemkab Cianjur dalam menurunkan angka stunting secara signifikan,” ujar Tedy Artiawan.
Pesan Bupati Cianjur M. Wahyu Ferdian yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah mengingatkan bahwa bantuan sosial untuk Keluarga Berisiko Stunting merupakan investasi jangka panjang demi kesehatan generasi mendatang. Bantuan senilai Rp1,2 juta per tahun ini diharapkan digunakan untuk pemenuhan gizi dan sanitasi keluarga.
“Penyaluran Bansos KRS ini adalah komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam memerangi stunting. Program ini harus menjadi langkah awal menuju kehidupan masyarakat yang lebih sehat,” tegas Sekda. (dens).











