- 282 Ruang Kelas yang Hilang: Potret Kesenjangan Infrastruktur SMP di Cianjur
- Presiden Prabowo: Tertibkan Kawasan Hutan SecaraTegas, Transparan, dan Akuntabel
- Sanroh BAZNAS Cianjur: Menyegarkan Hati, Mengokohkan Amanah
- Sekolah di Ujung Kampung: Janji Bupati Cianjur untuk Pendidikan yang Layak
- SADA JABAR, Aplikasi Baru Permudah Program Pemprov Jabar Lebih Tepat Sasaran
- 3.500 Beasiswa untuk Masa Depan: Janji Nyata Disdikpora Cianjur demi Pendidikan yang Merata
- Rembug Warga di Cidamar: Bupati Cianjur Ajak Masyarakat Jaga Alam, Dukung Pembangunan
- Langkah Cepat Disdikpora Cianjur demi Masa Depan Siswa SMP Swasta SCBC Naringgul
- Estafet Kepemimpinan, Diskominfo Cianjur Perkuat Sinergi dan Kebersamaan
- BKAD Cianjur Perkuat Pelayanan Publik melalui Budaya Kerja BerAKHLAK
Rapat Paripurna DPRD Cianjur: Menyempurnakan Raperda dan APBD 2026 Menuju Pembangunan Berkelanjutan

Keterangan Gambar : Rapat Paripurna DPRD Cianjur: Menyempurnakan Raperda dan APBD 2026 Menuju Pembangunan Berkelanjutan
Pinusnews.id - Pembukaan Acara dan Kehadiran Pemimpin Daerah
Pada Senin, 29 Desember 2025, Gedung DPRD Kabupaten Cianjur menjadi saksi atas gelaran Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Hj. Metty Triantika. Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, hadir secara penuh untuk menyimak dan berkontribusi dalam pembahasan krusial ini. Kehadiran bupati menegaskan komitmen eksekutif daerah dalam sinergi dengan legislatif, di tengah tuntutan pembangunan yang semakin kompleks pasca-pandemi dan dinamika ekonomi nasional.
Laporan Pansus atas Rancangan Peraturan Daerah
Baca Lainnya :
- Cianjur Dapat Penghargaan Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba
- Di Cianjur Pembelajaran Tatap Muka Diundur, Jarak Jauh Diutamakan
- Tahun 2020 di Cianjur Kriminalitas Turun, Kasus Narkoba MeningkatÂ
- Awas Hati-Hati, Ada Oknum Satpol PP Cianjur Lakukan Penipuan
- Kontes Burung Bergengsi di Pendopo Tumaritis Cianjur
Pusat perhatian rapat tertuju pada penyampaian laporan dari Panitia Khusus (Pansus) I, II, III, dan IV DPRD Cianjur. Mereka membahas secara mendalam hasil evaluasi terhadap tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Cianjur, ditambah tiga Raperda usul eksekutif. Proses ini mencerminkan upaya matang legislatif dalam menyaring aspirasi masyarakat, memastikan regulasi baru selaras dengan visi pembangunan lokal yang inklusif dan transfaran.
Tak hanya Raperda umum, rapat juga menetapkan Keputusan Pimpinan DPRD terkait penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur Jawa Barat atas Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Langkah ini krusial karena APBD menjadi instrumen utama alokasi sumber daya daerah, menjawab prioritas seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di tengah keterbatasan fiskal provinsi.
Rapat Paripurna ini bukan sekadar formalitas, melainkan tonggak penting dalam tata kelola pemerintahan Cianjur. Dengan melibatkan bupati dan ketua DPRD, proses pembahasan menjamin transparansi dan akuntabilitas, sejalan dengan prinsip good governance. Hasilnya diharapkan memperkuat fondasi regulasi yang adaptif terhadap tantangan seperti perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi hijau di wilayah pedesaan Jawa Barat.
Menuju akhir 2025, rapat ini membuka jalan bagi implementasi Raperda dan APBD 2026 yang lebih efektif. Harapannya, sinergi eksekutif-legislatif ini akan menghasilkan kebijakan pro-rakyat, mendorong kesejahteraan warga Cianjur. Keberlanjutan proses seperti ini akan menjadi kunci sukses pembangunan daerah di era otonomi yang semakin matang. (dens).











