- Bapenda Cianjur Perkuat Evaluasi PAD demi Pembangunan yang Lebih Maju
- Bupati dan BAZNAS Cianjur Hadir Cepat, Salurkan Bantuan untuk Penyintas Kebakaran di Cilaku
- Disdikpora Cianjur Membangun SD Negeri Hegarsari lewat Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026
- Bapperida Cianjur Perkuat Bukti Dukung Inovasi demi Reformasi Birokrasi yang Lebih Baik
- Provinsi Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah Sampai ke Desa
- Kotak Amal BAZNAS Cianjur: Sedekah Kecil, Manfaat Besar untuk Sesama
- Dinas Pertanian Cianjur Perkuat Hilirisasi Produk Unggulan Daerah Bersama BRIN
- Pemerintah Cianjur Diperintahkan Hadir Lebih Dekat untuk Warga Terdampak Bencana
- Bersinergi untuk Membangun Cianjur: BAZNAS dan Pemkab Perkuat Pelayanan Masyarakat
- Pemkab Cianjur dan Kejaksaan Perkuat Sinergi Hukum demi Pembangunan yang Bersih
Presiden Prabowo Resmikan PLTA Jatigede

Keterangan Gambar : Foto Istimewa.
Pinusnews.id - Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mendampingi Presiden Prabowo Subianto, dalam peresmian PLTA Jatigede, Senin (20/1/2025).
PLTA Jatigede di Kabupaten Sumedang menjadi satu di antara 26 pembangkit listrik yang diresmikan secara serentak di 18 provinsi seluruh Indonesia.
Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangganya dapat meresmikan kelompok proyek besar ini, yang dianggap sebagai salah satu proyek energi terbesar di dunia.
Baca Lainnya :
- Begini Nasib Pedagang Keliling Cemilan di Masa Pandemi Covid-19
- Miris, Jalan Penghubung Beberapa Desa di Naringgul Ibarat Kubangan Kerbau
- Polisi Amankan Empat Pemuda Pemalak Santri
- Pemotor Meninggal Tertimbun Longsor, Jalan Sukanagara-Pagelaran Tertutup
- Akibat Tanah Longsor, Akses Jalan Sukanagara dan Pagelaran Cianjur Selatan Lumpuh Total
"Ini mungkin peresmian proyek energi terbesar di dunia 3,2 gigawatt sekaligus dengan tambahan 11 proyek lanjutan pembangunan gardu dan jaringan," ujar Prabowo.
Presiden juga menyoroti pentingnya kemandirian energi bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju.
Presiden optimistis dalam waktu lima tahun Indonesia akan mampu mencapai swasembada energi, mengurangi impor bahan bakar minyak, dan mempercepat industrialisasi serta hilirisasi sumber daya alam.
"Transformasi energi sangat vital untuk mendukung negara kita menjadi negara modern, meningkatkan kesejahteraan, dan menghilangkan kemiskinan. Kita kini menjadi salah satu negara terdepan dalam transformasi energi menjadi energi terbarukan dan energi bersih," kata Prabowo.
Presiden juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam proyek besar ini, termasuk para pekerja konstruksi, manajer proyek, serta instansi pemerintah yang telah mendukung realisasi proyek.
Presiden menyebut pencapaian ini sebagai langkah besar dalam sejarah pembangunan energi Indonesia.
"Adakah negara lain yang bisa meresmikan 26 proyek di 18 provinsi dalam satu hari dengan total kapasitas 3,2 gigawatt? Ini adalah bukti kekuatan bangsa Indonesia," tegasnya.
Presiden juga menyoroti tantangan untuk menyediakan listrik ke ribuan dusun yang masih belum teraliri listrik. Kebutuhan dana sebesar Rp48 triliun untuk menyelesaikan persoalan tersebut dalam waktu lima tahun ke depan.
Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat transformasi menuju industrialisasi dan hilirisasi.
"Indonesia akan terus maju, tahap demi tahap, mencapai cita-cita menjadi negara yang kuat, modern, dan industri," pungkasnya.
PLTA Jatigede memiliki kapasitas 2x55 megawatt (MW) dari dua pembangkit. PLTA menggunakan debit air dari waduk Jatigede yang dibangun oleh Kementerian PUPR.
Listrik dari PLTA ini disalurkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Jatigede Incomer Line 1 menuju Gardu Induk 150 kV New Kadipaten dan SUTT 150 kV Jatigede Incomer Line 2 menuju Gardu Induk 150 kV New Sunyaragi. (tim-dens).











